Indeks Current Issue

Rekam Jejak Joko Driyono di PSSI: dari 1991 hingga Kini
Joko Driyono punya sejarah panjang di PSSI. Dia sudah berkarier di sana sejak 28 tahun silam.

Survei Median: Dianggap Anomali oleh TKN Tapi Disukuri BPN
Dalam survei median, elektabilitas Prabowo-Sandi lebih cepat terkerek ketimbang Jokowi-Ma'ruf karena bisa maksimal isu ekonomi.

Menengok Langkah Anies Atasi Penurunan Tanah Agar Tak Jadi Bencana
Penurunan tanah di DKI Jakarta bisa menyebabkan banjir rob dan tanah bergelombang. Bagaimana Anies Baswedan mengantisipasinya?

Yang Berubah dari Debat Pilpres Setelah KPU Dibanjiri Kritik
Kisi-kisi pertanyaan dihilangkan. Pun dengan suporter yang duduk di belakang paslon. Itu dua perubahan pada debat Pilpres 2019.

Protes Australia Soal Ba'asyir Sama dengan Indonesia Soal Palestina
Protes Australia soal Ba'asyir ke Indonesia dinilai sama halnya saat pemerintah Indonesia memprotes kejadian di Palestina, Rohingya, hingga Uyghur di Cina.

Pembebasan Ba'asyir dan Diskriminasi Hukum Bagi Napi Lansia
Alasan Jokowi membebaskan karena faktor usia dinilai diskriminatif terhadap napi lain yang juga lanjut usia.

PKL Tanah Abang Sulit Ditertibkan Selama Preman Bercokol
Ketua Ombudsman Perwakilan DKI Teguh Nugroho mengatakan para PKL ngotot tetap jualan di sepanjang trotoar Tanah Abang karena ada yang “membekingi.”

Mekanisme Hukum Pembebasan Ba'asyir Masih Belum Jelas
Hukuman Ba'asyir bisa dikesampingkan bila memang gunakan alasan kemanusiaan. Tapi, dia harus diperiksa tim kesehatan independen terlebih dulu.

Target Tax Ratio 16 Persen ala Prabowo: Ideal tapi Tak Realistis
Prabowo akan menaikkan tax ratio menjadi 16 persen. Mungkinkah ide tersebut terealisasi?

Pembunuhan Dukun Santet 1998: Sistematis dan Terencana
Komnas HAM telah merampungkan penyelidikan kasus pembantaian 'dukun santet' pada 1998. Kejaksaan akan melanjutkan itu ke tingkat penyidikan.

Baja Impor Rugikan Industri Nasional, Siapa Salah?
Merujuk data BPS, Indonesia sudah mengimpor besi dan baja dengan nilai sebesar 10,24 miliar dolar AS sepanjang 2018.

Selain Ba'asyir, Siapa Lagi yang Harus Dibebaskan Jokowi?
Pemerintah beralasan pembebasan Ba'asyir demi alasan kemanusiaan. Aktivis menilai Jokowi mestinya menggunakan alasan yang sama untuk membebaskan 51 terpidana mati.

Baik-Buruk Sepakbola Indonesia di Bawah Komando Edy Rahmayadi
Prestasi buruk sepakbola Indonesia di kancah internasional hingga kematian suporter adalah beberapa catatan hitam selama Edy Rahmayadi memimpin PSSI.

Pemberhentian SAB dari BPJS Dianggap Gimik Jokowi Jelang Pilpres
Di sisi lain, Koordinator Advokasi BPJS Watch Timboel Siregar berharap kasus ini terus bergulir di ranah hukum.

KPU Didesak Perbolehkan Kasus Menjadi Topik Debat
Debat tanpa membahas kasus hanya menjadi sebatas jargon dan tak bisa diaplikasikan di lapangan.

Jokowi ke Jawa Barat, Bisakah Ia Tak Kalah Lagi di Provinsi Ini?
Menurut M. Qodari, Jokowi harus perhatikan daerah kemenangan cagub Sudrajat-Syaikhu pada Pilgub Jabar 2018.

Joko Driyono, "Supersub" Edy yang Juga Spesialis Rangkap Jabatan
Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI, namun Joko Driyono yang naik sebagai pengganti sementara juga punya segudang riwayat rangkap jabatan.

Debat Perdana Capres-Cawapres 2019: KPU Harus Evaluasi Total
Debat perdana Pilpres 2019 menuai kritik, sebab mulai dari teknis penyelenggaraan hingga substansi debat dinilai bermasalah.

Ba'asyir Dibebaskan Meski Tolak Teken Surat Setia Pada Pancasila
Yusril Ihza Mahendra menyebut Ba'asyir tetap dibebaskan meski tak mau teken ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila.

Jejak Ba'asyir: Napi Teroris yang Dibebaskan karena Kemanusiaan
Abu Bakar Ba'asyir ditahan sejak 2011 terkait kasus terorisme. Ia juga pernah dipenjara di era Soeharto karena tak menghormati bendera.
Masuk tirto.id








