Menuju konten utama

PSI Kritik Pengelolaan Air Bersih Jakarta Era Anies Tak Membaik

Fraksi PSI menyebut hingga tahun terakhir masa jabatan Anies Baswedan selaku Guburnur DKI Jakarta, cakupan air bersih masih pada angka 64 persen.

PSI Kritik Pengelolaan Air Bersih Jakarta Era Anies Tak Membaik
Bakal calon presiden Anies Baswedan (kiri) menyapa relawan saat kunjungan ke Rumah Temu Relawan Duren Tiga di Jakarta, Jumat (4/8/2023). Kunjungan tersebut dalam rangka safari politik sekaligus bersilaturahim bersama relawan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nym.

tirto.id - Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra mengkritik pernyataan Bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan yang mengatakan air bersih lebih mahal dari bahan bakar minyak (BBM).

Anggara mengatakan Anies boleh bicara tentang berbagai masalah di Indonesia sebagai bacapres yang rencananya akan maju pada Pilpres 2024.

"Tapi faktanya selama Pak Anies menjabat sebagai Gubernur DKI dengan APBD terbesar di Indonesia, pengelolaan air bersih di Jakarta tidak semakin baik di masa beliau menjabat," kata Anggaran kepada reporter Tirto, Selasa (8/8/2023).

Anggota Komisi E itu menuturkan hingga tahun terakhir masa jabatan Anies pada 2022, cakupan air bersih masih pada angka 64 persen, hanya bertambah 4 persen dari 2018.

Padahal berdasarkan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022, cakupan air bersih di Jakarta ditargetkan mencapai 79,61 persen.

"Jadi beliau [Anies] pun secara kinerja gagal mencapai target yang beliau tetapkan sendiri dalam dokumen RPJMD yang beliau tulis sendiri. Kurang elok jadinya," ucapnya.

Selain itu, Anggara mengatakan kegagalan Anies dalam penyediaan air bersih dapat dilihat pada tingkat Non Revenuable Water (NRW) atau tingkat kebocoran air di DKI Jakarta yang justru meningkat selama era Anies menjadi 46 persen dari angka 43 persen pada 2018.

Angka ini juga masih jauh dari target RPJMD yaitu NRW pada level 37,9 persen pada 2022.

"Dari data dan fakta yang saya sampaikan di atas kita bisa menilai kinerja beliau dalam fokus penanganan permasalahan air bersih," kata dia.

Baca juga artikel terkait AIR BERSIH JAKARTA atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan