Menuju konten utama

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Identik WN Ukraina yang Diculik

Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dari tulang-tulang Puslabfor, terdapat kesesuaian dengan DNA milik ibu Ihor Komarov.

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Identik WN Ukraina yang Diculik
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, ketika ditemui di Mapolda Bali, Jumat (06/03/2026). Tirto.id/Sandra Gisela
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polisi berhasil mengidentifikasi potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Gianyar, Bali. Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dari tulang-tulang yang dikirimkan ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri, terdapat kesesuaian dengan DNA milik ibu Ihor Komarov, WN Ukraina yang dilaporkan diculik di Bali.

"Bisa kami simpulkan bahwa potongan tubuh yang kami temukan di Ketewel adalah sama dengan korban yang dilaporkan penculikan beberapa waktu yang lalu," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, ketika ditemui di Mapolda Bali, Jumat (06/03/2026).

Sejumlah potongan tubuh tersebut ditemukan tersebar di delapan titik Muara Sungai Wos Teben, kawasan Pantai Ketewel, Bali, pada Kamis (26/02/2026). Sebelum ditemukannya potongan tubuh tersebut, polisi sudah meminta DNA dari ibu Ihor Komarov yang dilaporkan sebagai korban penculikan.

Ariasandy menjelaskan, pengambilan sampel DNA tersebut dilakukan di Ukraina pada 25 Februari 2026 dan sampel pembanding tersebut diterima pada keesokan harinya.

Potongan tersebut lantas dikirimkan ke Laboratorium Forensik Bareskrim Polri untuk proses analisis DNA. Hasil dari DNA tersebut lantas dibandingkan dengan DNA yang ditemukan di mobil yang digunakan oleh para terduga pelaku dan salah satu vila di Tabanan yang diduga digunakan untuk menyekap korban. Hasilnya identik.

"DNA yang ditemukan pada tulang-tulang yang tadinya milik Mr. X adalah benar, berhasil dianalisis berasal dari individu laki-laki, kromosom XY. Potongan-potongan itu berasal dari individu laki-laki yang sama," jelas Ariasandy.

Ariasandy menyimpulkan berdasarkan perbandingan dari hasil profil DNA tersebut, alel maternal dari profil DNA ibu korban cocok dengan alel maternal dari profil DNA darah pada mobil Avanza, vila di Tabanan, serta keenam sampel tulang yang sudah diperiksa.

"Berdasarkan perhitungan indeks paternitas bahwa probabilitas profil DNA adalah 99,99 persen," tambahnya.

Saat ini, polisi masih mengejar keenam orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga sudah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan Red Notice, serta berkoordinasi dengan imigrasi, Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, dan Interpol untuk mengendus pelaku yang diduga sudah ke luar negeri.

Selain itu, polisi juga masih bekerja untuk mengumpulkan semua bukti-bukti yang bisa ditemukan di lapangan untuk mengetahui lebih lanjut tentang kasus tersebut, serta orang-orang yang diduga kuat terlibat.

"Seluruhnya (tersangka) merupakan warga negara asing dengan kepemilikan paspor yang bisa jadi lebih dari dua. Ada yang memiliki paspor dua atau tiga," ungkap Ariasandy.

Ihor Komarov (28) dilaporkan hilang oleh temannya, Roman Salin, kepada Polsek Kuta Selatan pada Minggu (15/2/2026) malam. Ihor, Roman, dan sahabatnya, Yermak Petrovsky, diduga sedang berlibur di Bali berdasarkan visa yang digunakan.

Awalnya, Ihor mengendarai sepeda motor bersama dengan dua orang temannya di Jimbaran. Ihor hendak melatih temannya tersebut untuk mengendarai sepeda motor di tanjakan. Namun, saat menuju ke tempat latihan, salah satu temannya menyadari bahwa Ihor tidak ada di belakangnya.

Beberapa hari setelahnya, pada Kamis (26/02/2026), sejumlah potongan tubuh manusia ditemukan di Pantai Ketewel. Berdasarkan keterangan Dokter Forensik RSUP Prof. Ngoerah, Nola Margaret Gunawan, potongan tubuh tersebut diterima pada hari yang sama dalam kondisi membusuk lanjutan.

“Karena sudah membusuk lanjut, bisa diperkirakan korban telah tewas lebih dari tiga hari,” kata Nola ketika ditemui di Ruang Forensik RSUP Prof. Ngoerah, Jumat (27/02/2026).

Baca juga artikel terkait KASUS MUTILASI atau tulisan lainnya dari Sandra Gisela

tirto.id - Flash News
Kontributor: Sandra Gisela
Penulis: Sandra Gisela
Editor: Bayu Septianto