tirto.id - Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 orang terkait tewasnya seorang ibu berinisial SS (50) dan dua anaknya berinisial AAB (13) dan AAL (27) di dalam kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, pada Jumat (2/1/2026).
“Total ada 10 orang yang diperiksa dan yang dijadikan saksi dalam kasus ini baru empat orang,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Minggu (4/1/2026) seperti dikutip Antara.
Ia mengatakan penyidik masih bekerja dan melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi.
Selain itu, penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi dari RS Polri untuk mengungkap penyebab tewasnya para korban. “Hasil pemeriksaan masih belum keluar,” kata dia.
Menurut Onkoseno, yang pertama kali menemukan ketiga jasad korban adalah anak korban yang baru pulang ke rumah. Saat anak tersebut pulang dan membuka pintu mendapati tubuh keluarganya terlentang di dalam kontrakan tersebut.
“Anak ini menemukan ketiga jasad dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan ada ruam di tubuhnya,” tuturnya.
Polres Metro Jakarta Utara juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab mulut mengeluarkan busa dan ruam yang ditemukan di jasad korban. “Proses penyelidikan masih berjalan dan kami masih melakukan analisa terkait kasus ini,” kata dia.
Untuk barang bukti, lanjutnya petugas menyita barang bukti berupa botol minuman, bungkus makanan, seprai dan pakaian korban. “Barang bukti ini kami kumpulkan untuk melengkapi penyelidikan,” imbuhnya.
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































