Menuju konten utama

Polisi Lanjutkan Periksa Saksi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa lima petugas ruang kontrol sebagai saksi kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Polisi Lanjutkan Periksa Saksi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. (FOTO/Divisi Humas Polri).

tirto.id - Penyidik Polda Metro Jaya kembali memeriksa lima petugas ruang kontrol sebagai saksi kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Mereka bertugas ketika hari kejadian.

"Pemeriksaan dilakukan kepada A, DPJ, HK, YM, dan RT," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri. Lantas pada hari ini, Selasa (4/4/2023), penyidik akan memeriksa dua saksi.

"(Pemeriksaan) KM selaku pengawas ruang kontrol, pada pukul 10.00. Kemudian, (pemeriksaan) kepada MM selaku Direktur Teknik Ditjen Migas Kementerian ESDM, pukul 13.00 WIB," lanjutnya. Total saksi yang telah diminta keterangan mencapai 54 orang.

Pengusutan kejadian yang menewaskan 33 orang ini masih berlanjut.

Gangguan Teknis

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya masih mencari tahu penyebab kebakaran. Berdasar penyelidikan awal kebakaran diduga ketika petugas tengah menerima BBM jenis Pertamax dari Balongan yang diterima di Depo Plumpang.

Saat itu, terjadi gangguan teknis yang mengakibatkan tekanan berlebih. Maka muncul ledakan, api berkobar dan merembet kepada permukiman warga. Insiden terjadi pada Jumat, 3 Maret 2023, sekira pukul 22.40 WIB.

Relokasi

Pemerintah berencana menata ulang zonasi rumah warga dan kilang minyak yang ada di Depo Pertamina Plumpang. Tata ulang akan dilakukan secara menyeluruh di seluruh unit usaha BUMN yang ada di Indonesia.

"Ini yang mau kami perzonaan ulang, tata ulang supaya ada batas. Tidak hanya Pertamina, tapi juga PLN, termasuk pupuk, supaya ada batas keamanan untuk masyarakat tinggal," kata Menteri BUMN Erick Thohir.

Pemerintah pun akan mengedukasi masyarakat perihal bahaya bermukim di sekitar Depo Pertamina. Hal itu dilakukan demi membangun kesadaran dan warga mau mencari tempat tinggal yang lebih aman.

Baca juga artikel terkait KEBAKARAN DEPO PERTAMINA PLUMPANG atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Hukum
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Maya Saputri