Menuju konten utama

PLN Lakukan Pemadaman Bergilir 1-4 Jam di Sulsel: Pemeliharaan

Edyansah juga menyampaikan bahwa pemeliharaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya preventif dan perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan.

PLN Lakukan Pemadaman Bergilir 1-4 Jam di Sulsel: Pemeliharaan
PLTA Bakaru di Kab. Pinrang,PLTA Bakaru berkapasitas 126 Megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. PLTA Bakaru merupakan salah satu pembangkit listrik berbasis energi air yang berperan dalam memasok kebutuhan listrik pada Sistem Sulbagsel. foto/Dok. PLN Sulserabar
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PLN melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, imbas dari proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem di Sulawesi bagian selatan.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara (Sulselrabar) melakukan pengurangan daya mampu pasok pada sistem kelistrikan, sehingga terjadi pemadaman bergilir dengan durasi pemadaman 1-4 jam, di sejumlah wilayah di Sulsel, khususnya di Kota Makassar dan daerah sekitarnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan, pengaturan beban dilakukan secara bertahap dan tidak menyebabkan seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan. Durasi pemadaman diperkirakan sekitar 1 hingga 4 jam pada setiap sesi, namun waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan dengan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.

Edyansah juga menyampaikan bahwa pemeliharaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya preventif dan perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam jangka panjang.

“Beberapa hari terakhir PLN tengah melaksanakan kegiatan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulsel dan sekitarnya guna mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan,” ujar Edyansyah dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Edyansyah menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, PLN terus berupaya melakukan percepatan dengan mengerahkan petugas teknis di lapangan. Berbagai langkah dilakukan agar proses pemeliharaan dan pemulihan sistem dapat segera diselesaikan sehingga kondisi kelistrikan kembali normal.

“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai wilayah terdampak dan perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN, seperti WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah. Untuk informasi ketenagalistrikan bisa diakses pada link :

https://linktr.ee/plnsulselrabar.

Masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik serta menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting.

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan. Kami memohon doa, dukungan, pengertian, dan kesabaran masyarakat selama proses pemeliharaan dan pemulihan berlangsung. PLN akan terus all out melakukan upaya terbaik dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kondisi kelistrikan dapat segera pulih dan kembali normal,” tutup Edyansyah.

Baca juga artikel terkait PEMADAMAN LISTRIK atau tulisan lainnya dari Muh Abduh

tirto.id - Flash News
Kontributor: Muh Abduh
Penulis: Muh Abduh
Editor: Andrian Pratama Taher