Menuju konten utama

Perspirex Pamit dari Indonesia, Benarkah karena Black Campaign?

Brand antiperspirant asal Denmark, Perspirex, mundur dari Indonesia. Apakah karena black campaign? Simak penjelasannya di sini.

Perspirex Pamit dari Indonesia, Benarkah karena Black Campaign?
Ilustrasi Deodoran. foto/istockphoto

tirto.id - Kabar mengejutkan datang dari brand antiperspirant ternama Perspirex yang menyatakan pamit dari Indonesia. Tentu saja keputusan Perspirex ini banyak dipertanyakan masyarakat khususnya pelanggan setia. Benarkah alasannya karena terkena black campaign?

Perspirex adalah brand antiperspirant asal Denmark yang diproduksi oleh Riemann A/S. Ramai berita yang menyebutkan Perspirex pamit karena kena black campaign di Indonesia.

Black campaign atau kampanye hitam adalah cara menjatuhkan lawan dengan menyebarkan informasi buruk yang tidak benar. Black campaign biasanya digunakan di dunia politik, namun saat ini juga banyak digunakan di dunia lain seperti produk kosmetik dan kesehatan.

Perspirex Pamit dari Indonesia, Kena Black Campaign?

Mengutip unggahan di akun Instagram @perspirex_id, brand deodorant ini mohon undur diri dari Indonesia di unggahan terbarunya dua hari yang lalu, tepatnya pada 5 Agustus 2025.

Dari unggahan tersebut, Perspirex juga menjelaskan jika apa yang menjadi penyebab mereka memutuskan hengkang dari Indonesia karena banyak brand-brand lain yang menjatuhkan mereka lewat black campaign.

“Perspirex datang dengan niat baik, membantu banyak orang merasa lebih percaya diri lewat solusi antiperspirant yang terbukti efektif. Tapi sayangnya, banyak brand mulai overclaim. Beberapa menjatuhkan lewat black campaign. Buzzer digunakan untuk merusak reputasi.” tulis Perpirex di Instagramnya.

Mereka mengaku sudah mencoba untuk bertahan, namun serangan dari buzzer tersebut membuat mereka tidak dapat lagi bertahan.

“Semua itu berdampak besar bagi kami. Kami sudah berusaha sekuat mungkin, namun pada akhirnya kami tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan ini.” sesalnya.

Di akhir kalimat, Perspirex berterima kasih pada masyarakat Indonesia yang selama ini telah percaya pada mereka.

“Terima kasih untuk kamu yang pernah percaya. Indonesia, Kami pamit.” tutupnya.

Di sorotan Instagram terdapat video-video overclaim dan black campaign yang diunggah oleh Perspirex. Mereka memilih memblur brand yang telah melakukan black campaign dengan hanya menitikberatkan ini bukti jika hal itu benar terjadi.

Saat berita ini diturunkan, TirtoID memantau aktivitas Perspirex Official di marketplace masih berlangsung. Produk yang mereka jual terdiri dari Perspirex Strong Antiperspirant Roll On, Perspirex Men AntiPerspirant Roll On, Perspirex Original AntiPerspirant Roll On, dan produk lain hasil kolaborasi dengan brand EMBRYOLISSE yakni masker wajah, serum bulu mata dan alis, hingga micellar lotion.

Beberapa brand luar negeri yang pernah masuk ke Indonesia dan memutuskan keluar seperti Etude House. Kosmetik asal Korea Selatan ini dulunya amat digandrungi terutama bagi remaja tanah air.

Namun, seiring waktu berjalan, Etude House mulai ditinggalkan. Selain harganya yang tidak bersaing dengan produk lokal, brand-brand lokal pun semakin naik daun dengan kualitas yang bagus namun harga terbilang lebih terjangkau.

Baca juga artikel terkait BLACK CAMPAIGN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra