Perang Rusia-Ukraina Hari ini: Apa Berita Terbaru & Situasi Terkini

Penulis: Alexander Haryanto - 13 Mei 2022 12:43 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Perang Rusia vs Ukraina sudah memasuki hari ke-79, seperti apa situasi terkini dan berita terbarunya?
tirto.id - Perang Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut sampai hari ini, Jumat, 13 Mei 2022. Menurut berita terbaru, berdasarkan data Unicef PBB, hampir 100 orang anak tewas di Ukraina selama bulan April saja. Angka itu bisa jauh lebih tinggi lagi.

The Guardian melaporkan, Wakil Direktur Eksekutif Unicef, Omar Abdi mendesak untuk diakhirnya pemboman terhadap sekola-sekolah di Ukraina. Menurut dia, satu dari enam sekolah yang didukung Unicef di Ukraina timur sudah "rusak dan hancur".

Sedangkan menurut kepala hak asasi manusia PBB, Michelle Bachelet, ada sekitar 1.000 mayat sudah ditemukan di Kyiv, ibukota Ukraina dalam beberapa minggu terakhir.

Berdasarkan berita terbaru, pengadilan di Kyiv akan mendengarkan pengadilan kejahatan perang pertama dari invasi Rusia.

Jaksa mengatakan, seorang komandan divisi tank Rusia bernama Vadim Shysimarin dituduh menembak mati seorang pria tidak bersenjata di desa Chupakhivka yang sedang naik sepeda dan berbicara di telepon.

Menurut jaksa, Shysimarin diperintahkan "untuk membunuh seorang warga sipil sehingga dia tidak akan melaporkan mereka ke pembela Ukraina."


Kondisi Terkini Perang Rusia dan Ukraina

Sementara itu, Republic World melaporkan, militer Rusia terus memakai pangkalan udara Ukraina di kota Melitopol yang sudah mereka duduki. Berdasarkan gambar satelit yang diakses CNN menunjukkan ada tujuh helikopter yang berada di pangkalan itu.

Langkah untuk menggunakan pangkalan itu memberikan pengaruh strategis bagi Rusia, mengingat lokasinya yang terletak di antara kota-kota yang sudah diduduki tentara Rusia seperti Kherson, Mariupol dan bagian-bagian wilayah Donbas.

Di sisi lain, Ukraina sudah berhasil mendorong mundur pasukan Rusia di Bilohorivka. Sampai saat ini, para pembela Ukraina terus melakukan serangan balik terhadap pasukan Rusia. Ukraina mengaku telah merusak dan membakar kapal logistik angkatan laut Rusia di Laut Hitam.

Pertempuran meningkat sehari setelah Ukraina meledakkan dua jembatan ponton Rusia pada hari Rabu. Gambar satelit dari Black Sky menunjukkan gumpalan asap mengepul di tikungan sungai di mana jembatan hancur.

Terkait jumlah pengungsi, kata badan pengungsi PBB, jumlah orang yang melarikan diri dari Ukraina untuk menghindari perang sudah melebihi enam juga orang. Sedangkan delapan juta orang lainnya sudah mengungsi di dalam Ukraina.

Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk, mengatakan pihaknya sedang melakukan "negosiasi yang sangat sulit"untuk mengevakuasi 38 pejuang yang terluka parah dari pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol, dengan imbalan tawanan perang Rusia.

“Kami bekerja selangkah demi selangkah,” katanya. "Kami akan bertukar 38, lalu kami akan melanjutkan."


Baca juga artikel terkait BERITA PERANG RUSIA DAN UKRAINA atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight