Menuju konten utama

Pengurus Orado Kalteng Dilantik, Helat Kejurprov di Palangkaraya

Olahraga domino memiliki potensi besar, baik dari sisi pembentukan karakter maupun pengembangan industri olahraga.

Pengurus Orado Kalteng Dilantik, Helat Kejurprov di Palangkaraya
Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik bersamaan dengan pelantikan serentak pengurus cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, di Atrium Duta Mall Palangka Raya pada Senin (13/4/2026). (FOTO/dok.Diskominfo Kalteng)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kepengurusan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Senin (13/4/2026) malam. Momen ini sekaligus dirangkai dengan pelantikan pengurus cabang dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah serta pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tahun 2026.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, unsur Forkopimda, serta perwakilan kepala daerah. Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan salam sekaligus permohonan maaf karena belum dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Pembentukan kepengurusan ini merujuk pada keputusan resmi Pengurus Besar ORADO yang menetapkan struktur organisasi tingkat provinsi. Para pengurus yang telah dilantik diharapkan mampu menjalankan fungsi organisasi secara optimal, sekaligus mendorong perkembangan olahraga domino di daerah agar lebih terarah dan berprestasi.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menilai kehadiran organisasi olahraga seperti ORADO memiliki peran penting, tidak hanya dalam pembinaan atlet, tetapi juga sebagai ruang memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh pengembangan olahraga masyarakat, termasuk domino, sebagai jembatan membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berbudaya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti Kejurprov sebagai momentum strategis untuk menjaring atlet potensial yang nantinya diproyeksikan tampil pada ajang nasional yang akan digelar di Jakarta pada akhir April 2026.

Ketua Pengprov ORADO Kalimantan Tengah, Ahmad Rusdhie, menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota merupakan tindak lanjut dari mandat organisasi nasional.

“Kami telah membentuk kepengurusan di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem olahraga domino yang terstruktur dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan PB ORADO, Henry Kurnia Adhi, menilai olahraga domino memiliki potensi besar, baik dari sisi pembentukan karakter maupun pengembangan industri olahraga.

“Olahraga domino melatih konsentrasi, strategi, dan pengambilan keputusan. Lebih dari itu, olahraga ini juga menjadi sarana mempererat persatuan serta membuka peluang ekonomi melalui sport industry,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan ORADO di berbagai daerah menjadi sinyal positif untuk mendorong domino masuk sebagai cabang olahraga resmi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Melalui penyelenggaraan Kejurprov ini, diharapkan lahir atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Di sisi lain, kegiatan ini juga memperkuat jejaring organisasi sekaligus membangun fondasi olahraga domino yang lebih profesional di Kalimantan Tengah.

(JEDA)

Penulis: Tim Media Servis