Menuju konten utama

Pembunuh Anak Kader PKS Banten Bangkrut karena Investasi Kripto

Tersangka HA meminjam uang dari berbagai sumber, di antaranya Rp700 juta dari bank, Rp70 juta dari koperasi kantor, dan Rp50 juta dari pinjaman online.

Pembunuh Anak Kader PKS Banten Bangkrut karena Investasi Kripto
Ilustrasi police line. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polda Banten mengungkap rekam jejak kehidupan tersangka HA yang merupakan pelaku pembunuhan Muhammad Axle (9), anak dari politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Banten, Maman Suherman. Tersangka mengaku kepada penyidik bahwa salah satu alasan perbuatannya adalah tekanan ekonomi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, menyampaikan bahwa tersangka mengalami kerugian akibat investasi kripto. Awalnya, tersangka HA menanam modal Rp400 juta dari tabungan bersama istrinya dan sempat meraup untung hingga Rp4 miliar. Namun keuntungan itu tak membuatnya puas.

"Tujuannya untuk main kripto lagi, tapi hasilnya yang bersangkutan kalah lagi. Karena himpitan ekonomi inilah mendorong yang bersangkutan untuk melakukan tindak pidana ini," kata Dian dalam konferensi pers yang disiarkan di Instagram Polda Banten, Senin (5/1/2026).

Akibat kerugian itu, kata Dian, tersangka HA meminjam uang dari berbagai sumber, di antaranya Rp700 juta dari bank, Rp70 juta dari koperasi kantor, dan Rp50 juta dari pinjaman online.

Dari keterangan yang disampaikan kepada penyidik, tersangka sempat bercerita kepada istrinya melalui pesan singkat pada 16 Desember 2025 pagi, sebelum melakukan pembunuhan pada siang harinya.

"Yang bersangkutan juga sempat curhat kepada istrinya, ini ditemukan di chat handphone pelaku dengan istrinya, apabila pelaku semakin amblas, bahasanya ya, yang bersangkutan akan melakukam tindak kriminal dan ini dijawab oleh istrinya astagfirullah, ini chat dilakukan pada tanggal 16 pagi pukul 09.00 sebelum kejadian di BBS pukul 13.00," tutur dia.

Lebih lanjut dian menyebut, HA juga mengidap kanker nasofaring stadium 3 sejak 2020. Penyidik pun telah menemukan rekam medis di ponsel tersangka.

"Yang bersangkutan rutin tiap minggu melakukan pengobatan rutin maupun kontrol dokter dengan pengobatan kemoterapi di RS S di daerah Semanggi," kata dia.

Untuk diketahui, pelaku pembunuhan anak dari politikus PKS, Maman Suherman, telah ditangkap oleh tim gabungan Kepolisian Banten pada Jumat (2/1/2026). Pelaku ditangkap saat sedang mencuri di rumah mantan Anggota DPRD Banten, Roisyudin Sayuri, di kawasan Pabuaran, Ciwedus, Cilegon.

Peristiwa pembunuhan terhadap anak berinisial A ini terjadi pada Selasa (16/12) di rumah korban yang berada di Komplek BBS 3, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Banten.

Kejadian bermula ketika sekitar pukul 14.20 WIB, ayah korban, Maman Suherman, menerima panggilan telepon dari anak keduanya yang terdengar panik dan meminta pertolongan.

Mendapat kabar tersebut, Maman Suherman segera meninggalkan tempat kerjanya di wilayah Ciwandan dan menuju rumah. Setibanya di lokasi dan saat membuka pintu rumah, Maman mendapati Axle dalam kondisi tengkurap dengan luka serius serta pendarahan hebat.

Baca juga artikel terkait PEMBUNUHAN atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto