Pelantikan Pimpinan DPR dari PDIP Terancam Ditunda

Oleh: M. Ahsan Ridhoi - 14 Februari 2018
Agenda rapat paripurna Rabu (14/2/2018), belum akan melantik pimpinan DPR dari PDIP karena ada masalah teknis, kata Ketua DPR Bambang Soesatyo.
tirto.id - Ketua DPR Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet menyatakan pelantikan Pimpinan DPR dari PDIP terancam batal digelar dalam rapat paripurna, Rabu (14/2/2018).

"Hari ini seharusnya ada pelantikan pimpinan DPR dari PDIP, tetapi karena ada masalah teknis presiden masih di Maluku, maka akan dilantik di pembukaan sidang mendatang," kata Bamsoet di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Menurutnya, agenda rapat paripurna hari ini belum akan melantik pimpinan DPR dari PDIP karena UU MD3 belum ditandatangani oleh pemerintah.

Pelantikan hanya bisa dilakukan apabila UU MD3 telah disetujui oleh pemerintah dalam batas waktu 30 hari setelah disahkan di rapat paripuran DPR.

"Saat ini UU itu belum diterima kesekjenan sehingga tentunya untuk pelantikan akan menunggu sampai diundangkan," kata Agus di Kompleks DPR Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (14/2/2018).

Ada pun rapat paripuran hari ini, menurut Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan hanya akan membahas dua agenda, yakni mendengarkan rekomendasi Pansus Hak Angket KPK dan pidato penutupan masa sidang.

"Agenda itu sesuai dengan hasil rapat Bamus pekan lalu," kata Taufik di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Taufik pun menyatakan sampai saat ini belum ada nama yang diusulkan oleh Fraksi PDIP untuk menjadi pimpinan DPR.

"Per detik ini semuanya masih ditunggu surat masuk di dalam rapat paripurna," kata Taufik.

Sebagai catatan, PDIP mendapat jatah pimpinan DPR setelah adanya revisi pasal 84 UU MD3 yang menambah jumlah pimpinan DPR dari 5 menjadi 6. Revisi tersebut juga telah disahkan dalam rapat paripurna DPR, Senin (12/2/2018), dengan persetujuan 8 fraksi kecuali PPP dan Nasdem.


Baca juga artikel terkait PIMPINAN DPR atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi
(tirto.id - Politik)

Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: M. Ahsan Ridhoi
a