PDIP: Politik Ojo Kesusu Jokowi hanya Upaya Mencairkan Suasana

Reporter: Irfan Amin - 27 Mei 2022 21:08 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Keputusan pencalonan presiden PDIP ada di ketua umum, Megawati Soekarnoputri.
tirto.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap ucapan Presiden Joko Widodo mengenai ojo kesusu dihadapan relawan Projo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hanya upaya untuk mencairkan suasana atau ice breaking.

Ganjar digadang-gadang maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Politikus PDI Perjuangan itu kerap mendapatkan elektabilitas yang tinggi dalam sejumlah lembaga survei.

"Apa yang diucapkan oleh Presiden Jokowi apabila dalam ilmu komunikasi dikenal sebagai ice breaking," kata Hasto dalam acara Festival Kopi Tanah Air di Lapangan Parkir Timur Senayan, Jakarta pada Jumat (27/5/2022).

Hasto menilai apa yang disampaikan oleh Jokowi tidak berdampak apapun pada proses pencalonan presiden dari internal PDIP.

"Karena dalam proses pencalonan ditentukan oleh partai politik atau gabungan partai politik," ujarnya.

Dirinya berkilah bahwa ungkapan tersebut sebagai bentuk kerenggangan hubungan antara partai dengan Ganjar. Karena menurutnya dinamika politik PDIP mengalami pasang surut yang normal.

"Renggang, dekat, jauh adalah persepsi yang ada dalam skenario politik dan itu digalang oleh pihak lain," jelasnya.

Dalam proses penentuan calon presiden, kunci keputusan hingga saat ini masih dipegang oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Meski dalam prosesnya adalah pencalonan dari organisasi PDIP tingkat bawah.

"Di dalam demokrasi ini mereka para rakyat bisa menyampaikan aspirasinya, dan dalam konstitusi partai hanya Ibu Megawati lah yang mempertimbangkan dengan jernih keputusan pencalonan. Dan yang kita cari adalah seorang pemimpin yang berani bertanggung jawab dan menjadi arah bagi 200 juta lebih rakyat Indonesia," terangnya.

Selain itu, Megawati dalam proses penentuan calon presiden juga ikut melibatkan Presiden Jokowi dalam setiap pertemuan yang salah satunya dilakukan saat lebaran.

"Pembahasan mengenai calon presiden dan wakil presiden tidak bisa dibahas di pinggir jalan karena harus dibicarakan di tempat tertentu yang hening," pungkas Hasto.


Baca juga artikel terkait PDIP atau tulisan menarik lainnya Irfan Amin
(tirto.id - Politik)

Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fahreza Rizky

DarkLight