tirto.id - Nonton film Crocodile Tears dapat dilakukan secara daring melalui platform streaming Netflix mulai Kamis, 10 September 2026. Simak ringkasan sinopsis dan link nontonnya berikut.
Kabar gembira datang bagi para pecinta sineas Tanah Air, sebab film Crocodile Tears atau dikenal juga dengan judul Air Mata Buaya akhirnya dapat disaksikan secara streaming melalui platform nonton daring Netflix.
Crocodile Tears sendiri merupakan film thriller Indonesia yang ditulis oleh Tumpal Tampubolon yang sekaligus debut sebagai sutradaranya. Film ini pertama kali diputar di Festival Film Internasional Toronto 2024 pada 9 September 2024.
Menyajikan cerita unik yang menggabungkan drama psikologis, ketegangan, dan metafora mendalam mengenai hubungan tidak sehat, film Crocodile Tears sukses mencuri perhatian. Bahkan, berkat plot cerita yang dibangunnya itu, film ini menerima lima nominasi sekaligus di Festival Film Indonesia 2024, termasuk kategori Film Terbaik.
Tak hanya itu, film Air Mata Buaya ini juga sempat melakukan pemutaran perdana Asia di Festival Film Internasional Busan ke-29 selama bagian A Window on Asian Cinema, hingga berkompetisi dii Sutherland Trophy di Festival Film London BFI 2024.
Setelah mendulang kesuksesan di beberapa festival, film Crocodile Tears kemudian ditayangkan di bioskop Indonesia pada 7 Mei 2026. Kini, setelah mengudara beberapa waktu di bioskop, film yang dibintangi Yusuf Mahardika, Zulfa Maharani, Marissa Anita, hingga Sapta Taliwang ini akan dihadirkan di platform nonton daring Netflix.
Agar bisa mendapatkan gambaran sekilas mengenai intisari alur cerita dari film Crocodile Tears, simak ringkasan sinopsisnya berikut, lengkap dengan link nontonnya secara legal berikut.
Sinopsis Film Air Mata Buaya
Sinopsis film Air Mata Buaya secara garis besar menggambarkan sebuah hubungan posesif antara ibu tunggal dengan anaknya di sebuah penangkaran buaya, yang berubah setelah kehadiran seorang perempuan.
Adapun cerita utamanya berfokus pada kehidupan seorang pemuda bernama Johan. Ia tinggal terisolasi di sebuah kawasan penangkaran reptil buaya putih bersama ibunya yang sangat dominan juga posesif.
Film ini menggambarkan bagaimana hubungan toksik antara ibu dan anak yang dianalogikan menyerupai insting liar seekor buaya yang sedang menjaga anaknya dari ancaman luar.
Benar saja, ibu Johan, Mama, tampak menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk mengontrol dan melindungi anak laki-laki semata wayangnya secara berlebihan dari dunia luar yang ia anggap penuh dengan ancaman.
Meski Johan dan ibunya terlihat menjalani kehidupan yang cenderung tenang, nyatanya Johan merasa ada sebuah kekangan yang mengunci kebebasannya.
Suatu waktu, dinamika kehidupan keluarga kecil itu mulai berubah sesaat setelah Johan bertemu dengan Arumi. Pertemuan Johan dengan perempuan tersebut secara tidak langsung memantik kerinduannya akan kebebasan dari belenggu sang ibu.
Alih-alih jadi solusi, kehadiran Arumi yang memicu perasaan kebebasan pada Johan ini justru melahirkan konflik emosional dengan sang ibu. Alhasil, keadaan tersebut menimbulkan rasa terancam, obsesi, hingga ketegangan psikologis yang mendalam dari sang ibu. Bahkan, perasaan tersebut juga jadi pemicu Johan terjebak di situasi yang berbahaya.
Lantas, apakah Johan pada akhirnya bisa menikmati kebebasan dunia luar atau justru tenggelam dalam kekangan sang ibu?
Link Nonton Film Crocodile Tears di Netflix
Film Crocodile Tears akan tayang di Netflix mulai 10 September 2026. Penonton dapat menyaksikannya secara utuh dengan cara berlangganan di platform tersebut. Berikut link untuk mengaksesnya.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id
































