Mild Report

Influencer Virtual Minggir Dulu, Waktunya Robot Beraksi
Sudah satu dekade sejak kemunculan pemengaruh virtual pertama di dunia. Kini, "inovasi" baru telah lahir: pemengaruh robot, yang benar-benar punya tubuh.
Indeks Mild Report

Sanatorium Pacet dan Wabah TBC di Hindia Belanda
Di tengah wabah TBC, Sanatorium Pacet hadir sebagai fasilitas bagi berbagai golongan. Namun, keterbatasan tempat tidur dan biaya membuat akses tetap sulit.

Di Balik Tren Hobi Memelihara Batu
Di Korea dan Cina, banyak orang mulai memiliki hobi absurd: memelihara batu. Mengapa manusia gemar memelihara benda-benda mati? Tentu saja karena …

Matematika dalam Sapuan Kuas Vincent van Gogh
Matematika tidak hanya hidup dalam angka. Karya Van Gogh menunjukkan pola fraktal dan turbulensi, membuktikan seni dan ilmu eksakta dapat bertemu di kanvas.

Ketika Sains Mulai Berpihak pada Pengalaman Paranormal
Riset menunjukkan pengalaman paranormal tak selalu berdampak buruk. Cara memaknai pengalaman dan kondisi psikologis justru lebih menentukan hasil akhirnya.

Jejak Relasi Mossad-Maroko dalam Spekulasi Krisis Ceuta
Maroko punya kedekatan khusus dengan Israel sejak lama. Itulah yang melatarbelakangi hipotesis para analis terkait keterlibatan Mossad dalam konflik Ceuta.

Piala AFF Tetap Kebanggaan ASEAN Meski "Tak Dianggap" oleh FIFA
Piala AFF bukan hanya soal "pengakuan" FIFA, melainkan panggung sakral pertaruhan martabat bangsa bagi negara-negara di Asia Tenggara.

Anak dengan IQ Tinggi Tak Selalu Berprestasi di Sekolah
IQ tinggi tidak selalu berbuah kemonceran di pelajaran sekolah. Tanpa dukungan dan pengertian dari lingkungan sekitar, IQ tinggi justru bisa jadi "kutukan".

Menghancurkan Buku demi Kecerdasan Semu
Project Panama Anthropic membeli dan menghancurkan buku untuk melatih AI. Praktik ini memicu kontroversi hukum, etika, dan kekhawatiran atas nasib buku.

Benarkah Jendela Nako Sudah Ketinggalan Zaman?
Yang dipersoalkan semestinya bukan tampilan jadul atau tempo dulu, tapi fungsinya. Tampilan modern belum tentu praktis dan aman. Begitu pun sebaliknya.

Ketika Arus Migrasi Dipakai sebagai Senjata Politik
Krisis Ceuta menunjukkan migrasi dapat dijadikan senjata politik. Saat manusia diperalat untuk kepentingan negara, warga sipil terus menjadi korban politik.
Masuk tirto.id









