Merapi Luncurkan Lava Pijar 3 Kali di Selasa Malam, Hujan Abu Tipis

Oleh: Addi M Idhom - 29 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur lebih dari 1 km sebanyak tiga kali pada Selasa malam, 29 Januari 2019. Setelah itu, muncul hujan abu tipis di sekitar Boyolali.
tirto.id - Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava pijar sebanyak tiga kali, yang mengarah ke hulu Kali Gendol, pada Selasa malam (29/1/2019). Tiga guguran lava tersebut memiliki jarak luncur lebih dari 1 kilometer.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengumumkan guguran lava pijar pertama pada Selasa malam muncul pukul 20.17 WIB. Guguran lava tersebut memiliki jarak luncur sejauh 1400 meter (1,4 kilometer) dengan durasi 141 detik.

Sedangkan guguran lava pijar kedua teramati muncul dari puncak Merapi pada pukul 20.56 WIB dan jarak luncurnya mencapai 1300 meter. Guguran lava ketiga dengan jarak luncur 1100 meter teramati terjadi pada pukul 21.41 WIB.

Dua guguran lava pijar Merapi dengan durasi 135 dan 111 detik tersebut juga mengarah ke hulu Kali Gendol.

BPPTKG menerima laporan, setelah muncul rentetan tiga kali guguran lava pijar tersebut, terjadi hujan abu tipis di beberapa desa di Kecamatan Musuk dan Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.


Sebelum muncul tiga kali guguran lava pijar pada Selasa malam, di hari yang sama, BPPTKG mencatat sudah terjadi beberapa kali peristiwa serupa, namun dengan jarak luncur lebih pendek.

Hasil pengamatan BPPTKG selama pukul 00.00-06.00 WIB, Selasa (29/1/2019), menunjukkan telah terjadi 4 kali guguran lava pijar ke arah Kali Gendol dengan jarak luncur sejauh 200-600 meter.

Sedangkan pada Selasa siang hingga sore, teramati 2 kali guguran lava, juga menuju arah Kali Gendol. Jarak luncur dua guguran lava pada pukul 17.12 WIB dan 17.52 WIB tersebut sejauh 300-500 meter.


Sehari sebelumnya, Senin (28/1/2019), BPPTKG juga mencatat Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak tiga kali.

Tiga guguran lava itu memiliki jarak luncur 350-500 meter dengan arah dominan ke tenggara atau hulu Kali Gendol. Guguran lava pijar tersebut terjadi pada pukul 01.00 WIB, 05.14 WIB dan 15.09 WIB.

Menurut data BPPTKG per 22 Januari 2019, volume kubah lava Merapi diperkirakan sebesar 461 ribu meter kubik. Laju pertumbuhan kubah lava Merapi tercatat rata-rata 1.300 meter kubik per hari.

Hingga kini status Gunung Merapi masih Waspada atau Level 2, masih sama sejak 21 Mei 2018 lalu. Kawasan yang harus dikosongkan dari aktivitas penduduk ialah radius 3 kilometer dari puncak.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight