Menuju konten utama

Menteri Susi Bantah Ekspor Perikanan Turun

“Ini karena negara-negara tetangga kita harus impor, tidak bisa nyolong lagi."

Menteri Susi Bantah Ekspor Perikanan Turun
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti . ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

tirto.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan ekspor di bidang perikanan tidak turun. Ia menyebutkan bahwa ekspor yang dilakukan tidak lagi berfokus pada ikan secara gelondongan, namun sudah diolah menjadi sejumlah bahan makanan.

“Kalau dilihat dari kode HS untuk ikan gelondongan, tentu tidak kelihatan. Karena bentuknya menjadi produk yang memberikan nilai tambah. Di antaranya seperti bakso, nugget, maupun surimi,” kata Susi di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta pada Selasa (23/10/2018).

Dari segi neraca perdagangan, Susi mengklaim laju ekspor untuk perikanan relatif lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Pada Januari-Juni 2018, BPS (Badan Pusat Statistik) memang mencatat nilai ekspor hasil perikanan sekitar 2,2 miliar dolar AS. Dengan demikian, peningkatannya mencapai 12,88 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017.

Susi lantas mengatakan capaian tersebut menjadikan neraca perdagangan ikan di Indonesia menduduki posisi pertama di kawasan Asia Tenggara.

“Ini karena negara-negara tetangga kita harus impor, tidak bisa nyolong lagi. Untuk ke Thailand misalnya, 1.000 persen kenaikannya,” ungkap Susi.

Masih dalam kesempatan yang sama, Susi mengatakan pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) perikanan mengalami peningkatan sejak 2014. Pada tahun tersebut, PDB perikanan tercatat sebesar Rp189 triliun. Lalu pada 2015, 2016, 2017 berturut-turut mencapai Rp204 triliun, Rp214,5 triliun, dan Rp227,3 triliun.

Susi mengaku optimistis bahwa pertumbuhan PDB perikanan pada 2018 bakal jauh lebih tinggi ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai tren pertumbuhan tersebut karena adanya pertumbuhan pada ikan tangkap. Susi sendiri mengklaim pertumbuhan itu tak bisa dilepaskan dari peran kebijakan pemberantasan illegal fishing yang diluncurkan pemerintah sejak November 2015.

“Untuk economic size dari PDB perikanan sampai dengan triwulan II 2018 sudah Rp187,75 triliun. Jadi yang ngomong sektor perikanan lemah tidak benar, karena impornya secara signifikan terus naik,” ucap Susi.

Baca juga artikel terkait EKSPOR PERIKANAN atau tulisan lainnya dari Damianus Andreas

tirto.id - Bisnis
Reporter: Damianus Andreas
Penulis: Damianus Andreas
Editor: Yulaika Ramadhani