tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menggelar upacara penghormatan terhadap jasad mendiang Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Indonesia untuk Filipina, merangkap Kepulauan Marshall dan Republik Palau, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, di Gedung Pancasila, Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026) pagi.
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, memimpin langsung upacara penghormatan tersebut. Pihak keluarga almarhum turut hadir di lokasi.
Berdasarkan pantauan Tirto, sejumlah pejabat negara ikut menghadiri upacara penghormatan, di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Hukum, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra; Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto; sampai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono.
Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menyebut sosok mendiang Agus sebagai salah satu putra terbaik bangsa Indonesia.
Agus, di mata Sugiono, merupakan sosok pejabat publik yang teguh dan gigih dalam bekerja. Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu juga dinilai sebagai sosok yang sangat berdedikasi tinggi.
“Dalam kondisi kesehatan yang menurun beberapa waktu belakangan, beliau terus menunjukkan dedikasi dan semangatnya yang pantang menyerah untuk menjalankan setiap tugas dan amanah yang diberikan,” kata Sugiono.
Sebagai Dubes, Agus dikenal sebagai pribadi yang luwes dan mudah bergaul. Sehingga, hubungan antara Indonesia dan Filipina saat Agus menjabat sebagai Dubes menjadi sangat cair dan bersahabat.Menlu Sugiono memimpin upacara penghormatan Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo di Kemlu. Almarhum akan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata siang ini.
“Oleh karena itu, kehilangan ini terasa begitu besar bagi kami keluarga Kementerian Luar Negeri dan juga umumnya bagi seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini beliau asuh, beliau sentuh,” ucapnya.
Setelah menjalani prosesi upacara penghormatan, jasad Agus kemudian diserahkan oleh pihak keluarga kepada negara untuk dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, siang ini.
Suasana haru menyelimuti saat keluarga menyerahkan jenazah. Kolega Agus dan para pejabat yang hadir tampak menyalami keluarga mendiang yang ditinggalkan.
Sebagai informasi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) Republik Indonesia untuk Filipina, merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) malam.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, melalui pesan singkat kepada Tirto.
"Telah berpulang ke rahmatullah Gubernur Lemhannas RI [2016-2022], Bapak Letjen TNI Purn Agus Widjojo bin Sutoyo Siswomihardjo pada hari Minggu, 8 Februari 2026, pukul 20.15 WIB di RSPAD Jakarta," sebut Ace, Minggu.
Menurut dia, Agus Widjojo merupakan salah satu tentara yang berjasa untuk TNI. Mengingat, Agus Widjojo turut menggagas soal tugas dan peran fungsi TNI di pemerintahan.
"Letjen TNI Purn Agus Widjojo merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi di Indonesia. Pemikirannya mewarnai bagaimana peran TNI dalam sistem pemerintahan yang demokratis," tutur Ace.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id

































