tirto.id - Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina, merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) malam.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Ace Hasan Syadzily, melalui pesan singkat kepada Tirto.
"Telah berpulang ke rahmatullah Gubernur Lemhannas RI [2016-2022], Bapak Letjen TNI Purn Agus Widjojo bin Sutoyo Siswomihardjo pada hari Minggu 8 Pebruari 2026 jam 20.15 WIB di RSPAD Jakarta," sebut Ace, Minggu.
Menurut dia, Agus Widjojo merupakan salah satu tentara yang berjasa untuk TNI. Mengingat, Agus Widjojo turut menggagas soal tugas dan peran fungsi TNI di pemerintahan.
"Letjen TNI Purn Agus Widjojo merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi di Indonesia. Pemikirannya mewarnai bagaimana peran TNI dalam sistem pemerintahan yang demokratis," tutur Ace.
Politikus Golkar itu mengatakan, Agus Widjojo juga menjadi salah satu pihak yang mendukung supremasi sipil. Agus Widjojo turut dikenang sebagai sosok yang menentang dwifungsi ABRI puluhan tahun lalu.
"Beliau salah satu perwira TNI yang mendorong supremasi sipil. Beliau sangat dikenal sebagai pemikir TNI yang sangat pemberani menyampaikan ide dan gagasannya tentang hubungan sipil-militer dan mengkritisi konsep dwifungsi ABRI yang berlaku di era orde baru," urainya.
Ace menambahkan, sosok Agus Widjojo saat menjabat Gubernur Lembanas juga dikenang dengan baik.
"Di Lemhannas selama menjadi Gubernur, beliau sangat dikenal bersahaja dan memimpin dengan baik," katanya.
Sebagai informasi, Agus Widjojo merupakan purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Sebelum menjadi duta besar, ia sempat menjabat sebagai Gubernur Lemhannas pada 2016–2022.
Agus juga merupakan mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat mewakili Fraksi TNI/Polri periode 2001–2003.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id

































