Menuju konten utama

Mengenal Tujuan dan Manfaat Ilmu Antropologi

mengenal tujuan serta manfaat mempelajari ilmu antropologi bagi kehidupan. 

Mengenal Tujuan dan Manfaat Ilmu Antropologi
Ilustrasi Ilmu Antropologi. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Selain sosiologi, ilmu yang secara umum mempelajari tentang manusia adalah antropologi. Kata "antropologi" sendiri memiliki makna "manusia" secara harfiah. Sosiologi merupakan ilmu cabang dari antropologi.

Menurut antropolog William A. Haviland (1985) dalam buku Pengantar Antropologi (Aura Publisher, 2019), antropologi adalah studi tentang umat manusia yang dengan ilmu tersebut berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya, dan untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia

Dengan pengertian tersebut, dalam antropologi berusaha mencari tahu tentang pengertian atau pemahaman mengenai manusia.

Caranya, dengan mempelajari manusia dari bentuk fisik, masyarakat, sampai kepada kebudayaannya.

Antropologi memiliki dua ruang lingkup dalam pembelajarannya, yaitu antrolopogi fisik dan antropologi budaya.

1. Antropologi fisik

Pada antropologi fisik, pembelajaran difokuskan pada manusia sebagai organisme biologi dengan melacak perkembangan manusia menurut evolusinya dan menyelidiki varian biologisnya pada berbagai jenis atau spesies.

Oleh sebab itu, pada antropologi fisik turut mendalami tentang fosil-fosil hingga pengamatan terhadap berbagai primata yang pernah hidup di bumi.

Para antropolog berusaha melacak nenek moyang manusia sehingga dapat diketahui kapan, bagaimana, dan mengapa manusia bisa menjadi makhluk seperti yang ada saat ini.

2. Antropologi budaya

Sementara itu, antropologi budaya menitikberatkan pada pembelajaran terkait kebudayaan manusia atau cara hidupnya di dalam masyarakat.

Menurut antropolog Haviland, antrolopologi budaya memiliki tiga cabang yaitu arkeologi, antropologi, linguistik, dan etnologi.

Antropologi budaya juga menjadi pembelajaran mengenai praktik-praktik sosial, bentuk-bentuk ekspresif, dan penggunaan bahasa.

Dari berbagai hal temuan selanjutnya diciptakan makna dan diuji sebelum digunakan oleh masyarakat manusia.

Antropologi budaya juga menjadi pembelajaran mengenai praktik-praktik sosial, bentuk-bentuk ekspresif, dan penggunaan bahasa.

Dari berbagai hal temuan selanjutnya diciptakan makna dan diuji sebelum digunakan oleh masyarakat manusia.

Menurut antropolog Amerika Serikat, Ruth Benedict, tujuan utama dari antropologi adalah untuk membuat dunia aman bagi adanya perbedaan manusia.

Dengan memahami sisi antropologi, maka orang akan dapat menghormati perbedaan. Dan, munculnya perbedaan di antara manusia adalah hal yang pasti dan tidak dapat dihindarkan.

Sementara itu, mempelajari ilmu antrolopogi akan mendatangkan manfaat berharga dalam kehidupan. Beberapa manfaatnya yaitu sebagai berikut:

1. Antropologi membuat manusia bisa memahami manusia lannya, baik sebagai individu atau pun anggota dalam kelompok masyarakat.

2. Dengan mempelajari antrolopogi, orang dapat memahami kdudukan manusia dalam masyarakat dan mendapatkan pengetahuan baru mengenai dunia atau budaya lain yang mungkin belum terungkap sebelumnya.

3. Memahami beragam norma, tradisi, keyakinan, hingga nilai-nilai pada masyarakat tertentu yang mereka anut.

4. Antropologi dapat menjadikan seseorang lebh kritis, tanggap, dan rasional saat bertemu dengan gejala sosial masyarakat yang cukup kompleks.

5. Antrolopogi menyusun etnografi-etnografi yang memungkinkan terjadinya penciptaan teori berkenaan dengan asal-usul kepercayaan, keluarga, perkawinan, perilaku bernegara, dan lainnya.

Baca juga artikel terkait ILMU ANTROPOLOGI atau tulisan lainnya dari Ilham Choirul Anwar

tirto.id - Sosial budaya
Kontributor: Ilham Choirul Anwar
Penulis: Ilham Choirul Anwar
Editor: Yandri Daniel Damaledo