tirto.id - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Tengah mulai melibatkan perguruan tinggi dalam memperkuat pengawasan isi siaran di daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kuliah umum dan penandatanganan nota kesepahaman bersama Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, Rabu (20/5/2026).
Ketua KPID Kalteng, Sesa Mareki mengatakan perkembangan arus informasi dari televisi, radio, hingga platform digital membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan literasi media yang baik. Menurut dia, ruang penyiaran harus dipenuhi tayangan yang mendidik dan tidak berdampak buruk bagi publik.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kampus dan mahasiswa harus ikut menjadi bagian dari pengawasan penyiaran,” ujar Sesa dalam kuliah umum bertema Peran Generasi Muda dalam Mewujudkan Penyiaran Sehat, Literasi Kuat Menuju Generasi Emas 2045.
Ia mengingatkan, visi Generasi Emas 2045 tidak akan tercapai apabila masyarakat terus disuguhi konten siaran yang rendah nilai edukasinya dan tidak sehat bagi ruang publik.
Karena itu, mahasiswa didorong tidak sekadar menjadi penonton pasif, tetapi juga memiliki sikap kritis terhadap isi siaran dan arus informasi digital yang semakin cepat.
Dalam kesempatan tersebut, Sesa turut mengajak mahasiswa berperan aktif mendukung program Asta Cita Presiden serta berpartisipasi menyukseskan program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah seperti Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen literasi, motor perubahan, sekaligus penjaga ruang publik agar tetap sehat, kritis, dan bermartabat.
Selain kuliah umum, KPID Kalteng dan UMPR turut menandatangani kerja sama untuk mendorong pengawasan penyiaran berbasis partisipasi masyarakat di Kalimantan Tengah.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan Kepala LPP RRI Palangka Raya Tri Umi Setyawati, Direktur Kerja Sama dan Urusan Internasional UMPR Rakhdinda Dwi Artha Qairi, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kalteng Bachtiar Ali, Korbid Kelembagaan Novianto Eko Wibowo, serta Korbid PKSP Akhmad Rusdiyan Noor.
(JEDA)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































