Menuju konten utama

Kondisi Andrie Yunus: Stabil usai Operasi Cangkok Kulit di RSCM

Luka bakar yang diderita Andrie Yunus membaik, namun pemulihan mata butuh waktu 6 bulan.

Kondisi Andrie Yunus: Stabil usai Operasi Cangkok Kulit di RSCM
Aktivis menyalakan lilin dalam aksi solidaritas doa bersama untuk Andrie Yunus di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Aksi tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada Andrie Yunus yang tengah menjalani perawatan usai mengalami teror penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3) malam. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/foc.

tirto.id - Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan kondisi terkini Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang kian stabil usai menjalani tindakan tandur atau cangkok kulit. Meski luka bakar menunjukkan perbaikan signifikan, tim medis menyatakan proses pemulihan mata masih butuh penanganan lanjutan dan evaluasi berkala hingga enam bulan ke depan.

Andrie dilaporkan masih berada dalam pemantauan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, psikiatri, serta tenaga kesehatan terkait lainnya. Kondisi ini guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkesinambungan.

"Secara umum, kondisi pasien saat ini dalam keadaan stabil dan menunjukkan perbaikan klinis yang bertahap. Luka bakar yang dialami pasien telah mengalami perbaikan yang signifikan, dengan sebagian besar area luka telah ditangani melalui tindakan tandur/cangkok kulit," tulis RSCM dalam keterangan resminya yang dikutip Tirto pada Kamis (9/4/2026).

Pada tanggal 7 April 2026, Andrie disebut kembali menjalani tindakan operasi untuk membersihkan sisa jaringan kulit mati di area leher belakang serta dilakukan cangkok kulit lanjutan guna mendukung proses penyembuhan yang optimal.

Terkait kondisi mata, saat ini masih dalam tahap penanganan lanjutan. Bola mata Andrie ditutup menggunakan jaringan selaput (tenon dan konjungtiva), serta dilakukan penjahitan sementara pada kelopak mata untuk melindungi struktur bola mata dan mempercepat proses penyembuhan.

"Hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) menunjukkan bahwa dinding bagian belakang bola mata masih dalam kondisi utuh. Rencana penutupan mata ini akan dilakukan selama kurang lebih 4 hingga 6 bulan, dengan evaluasi berkala menggunakan USG mata untuk memantau perkembangan secara menyeluruh," tulis RSCM.

Dari sisi psikologis, kondisi Andrie terpantau cukup stabil. Ia dapat beradaptasi dengan baik, bersikap kooperatif selama perawatan, serta menunjukkan optimisme yang realistis terhadap proses pemulihan. Hingga saat ini, tidak ditemukan tanda-tanda gangguan psikologis yang serius.

"Tim medis bersama tenaga profesional terkait terus memberikan pendampingan psikologis secara rutin, baik kepada pasien maupun keluarga, guna memastikan proses pemulihan berjalan secara komprehensif," kata RSCM.

RSCM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan pasien.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait ANDRIE YUNUS AIR KERAS atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah