Menuju konten utama

Kisi-Kisi Soal OMI Kemenag 2026 Bidang Sains

Simak kisi-kisi dan karakteristik soal ajang OMI 2026 bidang sains hingga tipe soalnya di tiap tahap.

Kisi-Kisi Soal OMI Kemenag 2026 Bidang Sains
Ilustrasi murid madrasah. FOTO/portal-akmi.kemenag.go.id/
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 perlu mengetahui kisi-kisi soal untuk cabang lomba bidang sains. Simak apa saja materi yang diuji dalam bidang sains ajang ini.

Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengadakan OMI 2026. Tema yang diusung pada OMI 2026 adalah “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.

Ajang OMI 2026 merupakan bagian dari gelaran kompetisi dalam bidang sains dan riset. Bidang sains OMI 2026 diperuntukkan bagi siswa MI/SD/sederajat, MTs/SMP/sederajat, dan MA/SMA/sederajat. Sedangkan, bidang riset hanya untuk jenjang MTs dan MA.

Pendaftaran OMI 2026 bidang sains di tingkat Kabupaten/Kota dibuka mulai 27 Agustus–2 September 2026. Peserta ajang perlu terlebih dahulu mengikuti OMI Satuan Pendidikan yang berlangsung pada 22–26 Agustus 2026 di satuan pendidikan masing-masing.

Kemudian, OMI Kabupaten/Kota 2026 dilaksanakan pada 7-8 September 2026. Namun, sebelum itu para peserta perlu mengikuti uji coba yang dijadwalkan pada 4-5 September 2026.

Kisi-Kisi Soal OMI Kemenag 2026 Bidang Sains

Cabang bidang sains OMI 2026 diperuntukkan bagi peserta MI/SD/sederajat, MTs/SMP/sederajat, serta MA/SMA/sederajat. Di jenjang MI/SD/sederajat, materi yang diuji meliputi Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi.

Sementara itu, di jenjang MTs/SMP/sederajat, materi yang diuji, yakni Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi. Adapun materi yang diuji di jenjang MA/SMA/sederajat OMI 2026 sebagai berikut:

  • Matematika Terintegrasi
  • Biologi Terintegrasi
  • Fisika Terintegrasi
  • Kimia Terintegrasi
  • Ekonomi Terintegrasi
  • Geografi Terintegrasi
OMI Bidang Sains berupaya mengelaborasi sains dan teknologi dalam perspektif nilai-nilai Islam dengan sains murni dan budaya lokal. Kemudian, mengutip buku “Petunjuk dan Teknis OMI 2026”, berikut ini integrasi nilai-nilai Islam yang berkaitan dengan konteks sains dan teknologi dalam OMI:

1. Integrasi Nilai Keislaman

Soal mengandung unsur nilai-nilai Islam yang relevan dengan prinsip-prinsip ilmiah, seperti keajaiban alam dalam perspektif Islam, kontribusi ilmuwan muslim dalam sejarah sains, serta penerapan sains yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual.

2. Integrasi Teknologi

Soal dirancang untuk menguji pemahaman peserta terhadap konsep-konsep sains yang terkait dengan penerapan teknologi mutakhir dalam kehidupan sehari-hari, riset ilmiah, serta pengembangan inovasi. Contohnya, soal dapat mengangkat kasus dalam bidang kesehatan, pertanian, atau energi terbarukan, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga aplikasinya secara nyata.

3. Integrasi Budaya Lokal

Soal mengangkat fenomena, masalah, atau potensi sains yang terkait dengan kearifan lokal dan budaya Indonesia, seperti pemanfaatan sumber daya alam lokal, teknologi tradisional yang dikembangkan secara modern, atau konservasi lingkungan berbasis budaya setempat.

4. Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta

Melalui OMI, diharapkan mendukung madrasah untuk mewujudkan implementasi kurikulum berbasis cinta yang meliputi: 1) pengembangan karakter; 2) pembelajaran berbasis nilai; 3) keterlibatan dalam menjaga lingkungan; 4) pembelajaran kolaboratif; 5) berkegiatan; 6) pendidikan keluarga dan komunitas; serta 7) refleksi diri dan keterampilan sosial. Karenanya, soal pada OMI dirancang untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian terhadap ilmu pengetahuan, bumi/lingkungan, agama, kesehatan, dan sesama makhluk hidup, serta inovasi sains/teknologi.

5. Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis dan Analitis

Soal menantang peserta untuk memahami, menganalisis data, menginterpretasi hasil eksperimen, memecahkan masalah kompleks, serta mengembangkan solusi inovatif yang aplikatif. Soal-soal ini dirancang agar peserta tidak hanya menghafal konsep, tetapi mampu berpikir kreatif dan mendalam.

6. Soal Berbasis Konteks dan Aplikatif

Soal menggunakan konteks dunia nyata yang relevan dengan kehidupan peserta dan perkembangan global, seperti isu perubahan iklim, teknologi digital, kesehatan masyarakat, dan lain-lain. Pendekatan ini diharapkan mendorong peserta untuk lebih adaptif terhadap perubahan, peduli, dan berkomitmen menjaga dirinya dan lingkungannya.

Jadwal Pelaksanaan OMI 2026 Bidang Sains

OMI 2026 dilaksanakan dalam beberapa tingkatan, yakni Satuan Pendidikan, Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional/Final. Tiap tahapan ini memiliki bentuk tes yang berbeda.

Di tingkat Kabupaten/Kota, OMI 2026 diselenggarakan dengan tes berupa pilihan ganda sebanyak 25 soal. Sedangkan, OMI Provinsi 2026 dengan tes terdiri dari pilihan ganda sebanyak 20 soal dan pilihan ganda kompleks sebanyak 5 soal.

Adapun tes OMI Nasional/Final 2026 terdiri dari isian singkat sebanyak 10 soal dan esai sebanyak 5 soal. Untuk mempersiapkan diri dalam tiap tahapan ini, peserta bisa terlebih dulu mengetahui jadwal pelaksanaan OMI 2026 sebagai berikut:

  • Sosialisasi: 21 Agustus 2026
  • OMI Satuan Pendidikan: 22–26 Agustus 2026

OMI Kabupaten/Kota

  • Pendaftaran: 27 Agustus–2 September 2026
  • Uji coba: 4-5 September 2026
  • Pelaksanaan: 7-8 September 2026
  • Pengumuman: 12 September 2026

OMI Provinsi

  • Uji coba: 1-2 Oktober 2026
  • Pelaksanaan: 5-6 Oktober 2026
  • Pengumuman: 10 Oktober 2026

OMI Nasional

  • Kedatangan di lokasi dan registrasi peserta: 8 November 2026
  • Technical meeting dan pembukaan: 9 November 2026
  • Pelaksanaan: 10-11 November 2026
  • Pengumuman dan penutupan: 12 November 2026

Baca juga artikel terkait OLIMPIADE atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora