Menuju konten utama

Ketahui Penyebab Perut Bergelambir & Bagaimana Cara Mengatasinya

Secara umum, kulit perut yang bergelambir merupakan contoh dari banyaknya lemak subkutan yang ditutupi oleh kulit, lalu bagaimana cara mengatasinya?

Ketahui Penyebab Perut Bergelambir & Bagaimana Cara Mengatasinya
Ilustrasi perempuan muda gemuk. FOTO/iStock

tirto.id - Komika Indonesia, Kiky Saputri menjadi perbincangan setelah mendapatkan komentar body shaming dari warganet. Salah satu warganet bahkan dengan frontal mengatakan perut Kiky bergelambir.

Komentar negatif seperti yang dialami oleh Kiky Saputri adalah bentuk bullying body shaming yang acap menyasar seseorang dengan kelebihan lemak pada perut bagian bawah.

Melansir laman Tamra Life, jumlah jaringan, kulit, atau lemak yang berlebihan dapat membuat perut menggantung seperti celemek yang biasa disebut perut bergelambir.

Ukuran perut bagian bawah yang bergelambir dapat berbeda pada setiap individu, dan dapat berkisar dari menggantung tepat di bawah bagian atas daerah kemaluan hingga paha atas atau dalam kasus yang ekstrim, bahkan hingga lutut seseorang.

Secara umum, kulit perut yang bergelambir merupakan contoh dari banyaknya lemak subkutan yang ditutupi oleh kulit. Lemak subkutan adalah lemak yang "halus", lemak ini akan terlihat lebih longgar, atau bergoyang-goyang, dan sering kali disalahartikan sebagai kulit.

Beberapa gejala yang paling umum dari perut yang bergelambir adalah perut buncit, kulit kendur dan menggantung, terasa lembut saat ditekan. Pemilik perut bergelambir biasanya cenderung sangat menyukai makanan manis dan minuman berkarbonasi.

Penyebab Perut Bergelambir

Biasanya, kulit yang kencang dapat meregang dan menyusut kembali ke tempatnya dengan mudah. Tetapi ketika kulit mulai kehilangan kemampuannya untuk menyusut kembali, kulit akan mulai mengendur.

Elastisitas mengacu pada kapasitas kulit untuk meregang dan kemudian kembali ke bentuknya yang unik tanpa menjadi kendur. Jadi dengan demikian, semakin tidak fleksibel kulit, maka kulit akan semakin kendur.

Kolagen bertanggung jawab untuk memberikan volume dan elastisitas pada kulit, namun membuatnya tidak lentur, sedangkan elastin memungkinkan kulit untuk meregang tanpa menjadi kendor atau bergelambir.

Beberapa penyebab paling umum mengapa orang mungkin mengalami perut bergelambir adalah karena penambahan berat badan, kehamilan, penurunan berat badan yang ekstrem, kekenduran kulit, dan pengurangan atau penurunan produksi kolagen.

Pada kondisi tertentu, perut bergelambir juga bisa terjadi karena pengurangan elastin pada lapisan dermis kulit, gaya hidup yang tidak sehat, konsumsi alkohol, fluktuasi berat badan, kondisi medis tertentu seperti sindrom Ehlers-Danlos (EDS), dan penuaan.

Mengatasi Perut Bergelambir

Terdapat beberapa upaya yang bisa ditempuh untuk mengatasi perut bergelambir, antara lain seperti dijelaskan Healthline:

1. Menurunkan berat badan dengan berolahraga dan makan sehat

Terkadang penurunan berat badan secara keseluruhan akan mengurangi timbunan lemak. Mencoba pendekatan ini memiliki manfaat tambahan untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Jika berencana untuk memfokuskan penurunan berat badan pada bagian perut dengan berolahraga, maka melakukan gerakan sit-up sangat dianjurkan.

Namun demikian, meskipun gerakan sit-up dapat membantu memperkuat otot-otot perut di bawahnya, namun tidak akan membuat perut buncit hilang.

Hal ini karena ada dua lapisan lemak di daerah perut (tidak seperti lengan dan kaki yang hanya memiliki satu jenis lemak). Melakukan sit-up, akan melatih otot perut tertentu. Meskipun otot-otot itu sendiri dapat berkembang, mereka masih akan dikelilingi oleh lapisan lemak.

Alih-alih berfokus pada sit-up saja, jenis latihan terbaik untuk mengecilkan perut buncit adalah latihan yang bervariasi dan melibatkan berbagai macam gerakan.

Makan makanan sehat yang rendah kalori sambil melakukan banyak gerakan yang bervariasi adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penampilan perut bergelambir dan kesehatan secara keseluruhan.

2. Perawatan bedah dan non-bedah

Ketika kehilangan berat badan dan lemak, seseorang mungkin masih memiliki beberapa kulit ekstra yang tertinggal. Olahraga dan diet tidak dapat menghilangkannya. Oleh karena itu, untuk menghilangkannya diperlukan perawatan medis lanjutan yaitu prosedur bedah dan non bedah.

Prosedur Laser (non bedah)

Apabila jumlah lemak perut bergelambir tidak terlalu banyak, maka prosedur non bedah laser bisa menjadi pilihan.

Prosedur ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan lemak di area lain yang bermasalah pada saat yang bersamaan dan tidak hanya berfokus pada area perut.

Namun, perlu diketahui bahwa prosedur ini tidak sesuai jika sedang menyusui atau memiliki obesitas atau kondisi medis tertentu.

Pannikulektomi (bedah)

Prosedur bedah ini dapat menghilangkan perut bergelambir. Tidak seperti pengencangan perut menggunakan laser, pannikulektomi tidak mengencangkan otot perut dengan membuang kulit dan lemak ekstra, yang dapat menghasilkan area perut yang lebih rata.

Namun, panniculectomy dapat dikombinasikan dengan pengencangan perut atau prosedur perut lainnya jika diinginkan. Karena panniculectomy melibatkan pembedahan, seseorang harus memenuhi standar kesehatan tertentu sebelum dapat dilakukan.

Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan lainnya dari Balqis Fallahnda

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Nur Hidayah Perwitasari