Menuju konten utama
Liga Spanyol

Kenapa Xabi Alonso Mundur dari Real Madrid & Siapa Penggantinya?

Xabi Alonso tidak lagi menjabat sebagai pelatih kepala Real Madrid usai kalah dari Barcelona di Supercopa de Espana. Posisinya digantikan Alvaro Arbeloa.

Kenapa Xabi Alonso Mundur dari Real Madrid & Siapa Penggantinya?
Pelatih kepala Bayer Leverkusen asal Spanyol Xabi Alonso bereaksi selama pertandingan sepak bola divisi pertama Jerman Bundesliga antara Bayer 04 Leverkusen dan FC Augsburg di Leverkusen, Jerman barat pada 26 April 2025. (Foto oleh INA FASSBENDER / AFP)

tirto.id - Xabi Alonso resmi mundur dari posisi pelatih Real Madrid. Klub berjuluk Los Blancos itu juga telah mengumumkan bahwa Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pengganti Alonso. Lantas, kenapa Alonso mundur?

Real Madrid telah membuat dua pengumuman penting setelah pertandingan final Supercopa de Espana 2026 melawan Barcelona. Pengumuman tersebut terkait status posisi pelatih tim utama yang tidak lagi dijabat oleh Alonso.

"Real Madrid CF mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri jabatannya sebagai pelatih tim utama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan semua staf pelatihnya atas kerja keras dan dedikasi selama waktunya di Real Madrid, dan berharap yang terbaik bagi mereka," demikian pernyataan resmi Real Madrid.

"Xabi Alonso akan selalu dikenang dan dikagumi semua Madridista karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya," tambahnya.

Dikabarkan bahwa Alonso memilih mundur karena gagal memenangi ruang ganti Real Madrid. Puncaknya setelah Real Madrid kalah 3-2 dari Barcelona di final Supercopa de Espana di Arab Saudi pada 12 Januari 2026 lalu.

Dalam pengumuman resminya tersebut pihak klub juga tidak mengatakan bahwa mereka memecat Alonso. Melainkan, perpisahan ini terjadi atas dasar keputusan bersama antara Alonso dan pihak klub.

Alonso sendiri mulai menangani Real Madrid sejak Piala Dunia Antarklub 2025 menggantikan Carlo Ancelotti. Statistiknya saat melatih tim sebenarnya tidak bisa dikatakan buruk.

Alonso tercatat memimpin tim dalam 34 pertandingan resmi baik di Liga Spanyol, Liga Champions, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Piala Dunia Antarklub. Alonso membawa tim meraih 24 kemenangan, 4 imbang, dan 6 kekalahan.

Statistik itu terbilang tidak buruk karena rasio kemenangan Real Madrid di bawah asuhan Alonso mencapai 74 persen. Alonso juga bisa membantu tim mengalahkan Barcelona di pekan 10 lalu yang mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun atas sang rival.

Pihak klub sendiri tidak butuh waktu lama untuk mengumumkan pengganti Alonso. Sosok yang ditunjuk sebagai pengganti adalah Alvaro Arbeloa.

"Real Madrid CF mengumumkan bahwa Alvaro Arbeloa akan menjadi pelatih baru tim utama. Alvaro Arbeloa adalah pelatih tim Real Madrid Castilla sejak Juni 2025 dan menghabiskan seluruh karir kepelatihannya di tim akademi Real Madrid sejak 2020," bilang kubu Real Madrid.

Publik Real Madrid tentu sudah tidak asing dengan Arbeloa. Ia juga menjadi rekan setim Alonso saat sama-sama membela Real Madrid pada musim 2009-2014.

Arbeloa bahkan merupakan pemain didikan akademi Real Madrid. Pria kelahiran 1983 itu pernah membela tim Real Madrid C dan Real Madrid B sebelum menembus tim utama pada musim 2004-05.

Perjalanan karir memang sempat membawa Arbeloa pindah ke Deportivo La Coruna pada tahun 2006. Kemudian, Arbeloa sempat membela Liverpool pada tahun 2007-2009. Di Liverpool saat itu Arbeloa bermain satu tim dengan Alonso.

Menariknya pada tahun 2009 Real Madrid mendatangkan Alonso dan Arbeloa secara bersamaan. Keduanya turut menjadi kunci sukses Real Madrid saat meraih gelar juara LaLiga 2011-12, Liga Champions 2013-14, Supercopa de Espana 2012, serta Copa del Rey 2010-11 dan 2013-14.

Sayangnya kebersamaan Alonso dan Arbeloa berakhir pada 2014 saat Alonso pindah ke Bayern Munchen. Arbeloa sendiri bertahan di klub hingga 2016 serta mendapatkan beberapa tambahan gelar juara seperti Liga Champions 2015-16, Piala Super Eropa 2014, dan Piala Dunia Antarklub 2014. Arbeloa lantas pindah ke West Ham pada 2016 dan pensiun di sana.

Selanjutnya, Arbeloa memulai karir sebagai pelatih di tim muda Real Madrid. Ia melatih tim U-14 A pada 2020-21, tim U-16 tahun 2021-22, tim U-19 dari 2022 hingga 2025.

Beberapa prestasi apik didapat Arbeloa, misalnya saja juara liga bersama tim U-14 A. Kemudian saat melatih tim U-19, Arbeloa membantu anak asuhnya meraih treble winners (Liga, Copa del Rey, Champions Cup) pada musim 2022-23. Tim U-19 lantas kembali menjadi juara liga pada musim 2024-25.

Baca juga artikel terkait LIGA SPANYOL atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama