Kenali Penyakit Menular Seksual (IMS): Herpes, Sifilis, Hingga HIV

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 2 September 2019
Dibaca Normal 2 menit
Daftar penyakit menular seksual, penjelasan dan gejalanya, mulai dari klamidia, gonore hingga sifilis.
tirto.id -
Sepanjang 2019, tren angka penderita Infeksi Menular Seksual (IMS) pada kota Bekasi mengalami peningkatan.

Meski angka penderita IMS hingga bulan Agustus 2019 belum melebih angka IMS pada tahun sebelumnya, namun ditakutkan pada empat bulan tersisa pada kalender 2019 jumlah 696 kasus pada tahun ini akan bertambah atau bahkan menyalip kasus IMS di 2018 yang mencapai 760.

Hal ini yang kemudian menjadi perhatian Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Dezy Syukrawati di Bekasi, pada Selasa (27/8/2019) kemarin, seperti dikutip dari Antara.

“Meski angkanya masih jauh dari tahun sebelumnya, penyakit ini perlu diwaspadai warga Bekasi karena mudah menular melalui perilaku seks bebas, gonta-ganti pasangan tanpa mengindahkan norma agama dan sosial,” jelas Dezy.

Data World Health Organization (WHO) di dunia penyebaran penyakit IMS ini menunjukkan tren peningkatan. Selain itu, usaha memerangi IMS semakin sulit sebab saat ini beberapa bakteri telah menunjukkan gejala resistensi antimikrobial.

WHO menyebut ada lebih dari satu juta IMS terjadi setiap hari. Saat ini, IMS diderita oleh satu dari 25 orang di dunia, dengan jumlah infeksi baru (antara klamidia, gonore, sifilis, dan trikomoniasis) per tahun sebanyak 276 juta.

IMS dapat menular terutama melalui kontak seksual, termasuk hubungan seks vaginal, anal, dan oral. Lebih dari 30 bakteri, virus, dan parasit penyebab IMS ditularkan melalui kontak seksual yang tidak aman atau tanpa menggunakan kondom. Delapan di antaranya merupakan insiden terbesar penyakit menular seksual.

Empat dari delapan infeksi tersebut (sifilis, gonore, klamidia, dan trikomoniasis) sudah bisa disembuhkan. Sementara empat lainnya merupakan infeksi virus yang tidak dapat disembuhkan, termasuk di antaranya hepatitis B, virus herpes simpleks (HSV atau herpes), HIV, dan human papillomavirus (HPV).

Namun, selain menular secara seksual, beberapa jenis IMS juga bisa menular dengan cara non-seksual, seperti melalui darah atau produk darah. Banyak IMS — termasuk sifilis, hepatitis B, HIV, klamidia, gonore, herpes, dan HPV —dapat ditularkan dari ibu ke anak selama kehamilan dan persalinan.




Penyakit Menular Seksual, Penjelasan Serta Gejalanya

Berikut beberapa penyakit menular seksual dan penjelasannya seperti dilansir dari laman WebMD,

1. Klamidia atau chlamydia

Chlamydia adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama Chlamydia Trachomatis. Penyakit ini bisa diderita oleh pria maupun perempuan.

Gejala klamidia pada perempuan:
-Keputihan abnormal yang mungkin memiliki bau
-Pendarahan antar periode
-Periode yang menyakitkan
-Nyeri perut disertai demam
-Rasa sakit saat berhubungan seks
-Gatal atau terbakar di dalam atau di sekitar vagina
-Nyeri saat buang air kecil

Gejala klamidia pada pria:
-Cairan bening atau keruh keluar dari ujung penis
-Buang air kecil yang menyakitkan
-Rasa terbakar dan gatal di sekitar lubang penis
-Nyeri dan bengkak di sekitar testis

Dengan pengobatan, infeksi akan sembuh dalam waktu sekitar satu atau dua minggu. Penting untuk menyelesaikan semua antibiotik Anda bahkan jika Anda merasa lebih baik.

2. Hepatitis B

Hepatitis B adalah infeksi hati. Ini dapat menyebabkan jaringan parut pada organ, gagal hati, dan kanker. Ini bisa berakibat fatal jika tidak dirawat.

Hepatitis B menyebar ketika orang bersentuhan dengan darah, luka terbuka, atau cairan tubuh seseorang yang memiliki virus hepatitis B.

Gejala Hepatitis B:
-Penyakit kuning. (Kulit atau bagian putih mata menguning, dan kencing berubah menjadi coklat atau oranye)
-Kotoran berwarna terang
-Demam
-Kelelahan yang berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan
-Gangguan perut seperti kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah
-Sakit perut

3. Herpes

Herpes genital adalah infeksi umum dan sangat menular yang biasanya menyebar melalui hubungan seks. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus herpes simplex-2 (HSV-2) atau virus herpes simplex-1 (HSV-1), virus yang biasanya menyebabkan luka dingin.
Perawatan herpes genital termasuk obat-obatan untuk membantu luka lebih cepat sembuh dan mencegah wabah.

4. Gonore

Gonore adalah penyakit menular seksual (PMS). Beberapa orang menyebutnya "clap." Gonore biasanya menyebabkan rasa sakit dan gejala lain pada saluran genital, tetapi juga dapat menyebabkan masalah pada dubur, tenggorokan, mata, atau persendian. Baik pria maupun perempuan bisa mendapatkannya, meskipun pria lebih sering mendapatkannya daripada perempuan.

5. Sifilis

Sifilis adalah penyakit yang sangat menular yang menyebar terutama melalui aktivitas seksual, termasuk seks oral dan anal.
Kadang-kadang, penyakit ini dapat ditularkan ke orang lain melalui ciuman yang lama atau kontak tubuh yang dekat. Meskipun penyakit ini menyebar dari luka, sebagian besar luka itu tidak dikenali. Orang yang terinfeksi sering tidak menyadari penyakit ini dan tanpa sadar menularkannya ke pasangan seksualnya.



Baca juga artikel terkait SEKSUALITAS atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight