Menuju konten utama

Kemenkeu Siapkan Aturan Agar BLU Bisa Saling Meminjamkan Dana

Kementerian Keuangan sedang menyiapkan aturan baru yang akan mempermudah BLU-BLU saling memberikan pinjaman dana. 

Kemenkeu Siapkan Aturan Agar BLU Bisa Saling Meminjamkan Dana
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan konferensi pers tentang Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (2/1/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

tirto.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Badan Layanan Umum (BLU) bisa memiliki keuangan yang sehat meski tugas utamanya bukan mencari profit dari memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, kata Sri Mulyani, Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan sedang mengkaji sejumlah aturan yang memungkinkan agar BLU-BLU bisa saling memberikan pinjaman.

"Dirjen perbendaharaan masih mengevaluasi kemungkinan pinjam meminjam, tapi pembayaran tetap seusai dengan tata kelola keuangan negara yang baik," kata Sri Mulyani saat membuka rakornas BLU di gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta pada Selasa (26/2/2019).

Menurut Sri Mulyani, salah satu jenis BLU yang kerap mengalami likuiditas keuangan rendah adalah Rumah Sakit. Apalagi, beberapa rumah sakit terpaksa menunggak pembayaran obat-obatan dan gaji karyawan atau dokter karena realisasi klaim ke BPJS Kesehatan terlambat dibayarkan.

"Ada beberapa BLU terutama di bidang kesehatan mungkin kekurangan dari sisi likuiditas, mungkin dia bisa pinjam dari BLU lain yang memiliki likuiditas [baik]," ujar Sri Mulyani.

Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Marwanto Harjowiryono menambahkan lembaganya kini sedang menggodok aturan yang dimaksud oleh Sri Mulyani.

Menurut Marwanto, keberadaan aturan baru tersebut diharapkan dapat membuat BLU-BLU dapat lebih mudah untuk saling membantu dalah hal keuangan.

Dengan begitu, kata Marwanto, BLU yang memiliki likuiditas rendah bisa tetap memberikan layanan terhadap masyarakat secara maksimal. Meskipun demikian, kemudahan tersebut rencananya hanya akan diberikan kepada BLU yang bergerak di satu sektor yang sama.

"Saat ini ada beberapa BLU yang likuiditasnya mepet, tapi juga ada BLU yang likuiditasnya banyak. Ini rencananya akan kami sinergikan dengan praktik pinjam meminjam," ujar Marwanto.

Baca juga artikel terkait MENTERI KEUANGAN atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom