tirto.id - Kapan Idul Fitri 2026 di Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan? Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di negara-negara tersebut, penting untuk mengetahui kepastian Lebaran hari apa. Mungkinkah 1 Syawal 1447 jatuh pada Jumat, 20 Maret atau Sabtu, 21 Maret?
Bagi komunitas Muslim Indonesia di luar negeri, penentuan Idul Fitri sering kali menghadirkan tantangan tersendiri karena perbedaan metode rukyatul hilal di tiap negara. Di kawasan Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan, penetapan 1 Syawal 1447 H sangat dinantikan, mengingat perbedaan zona waktu dan kondisi astronomis yang memengaruhi terlihatnya hilal di cakrawala setempat.
Kepastian tanggal Lebaran 2026 ini juga menjadi acuan penting bagi para pekerja migran dan mahasiswa WNI untuk mengatur agenda silaturahmi. Mengingat Ramadhan tahun ini dimulai secara serentak di ketiga negara tersebut pada 19 Februari 2026, potensi perbedaan jatuh tempo 1 Syawal antara Jumat, 20 Maret atau Sabtu, 21 Maret 2026 menjadi poin krusial yang perlu dipantau melalui otoritas Islam setempat.
Kapan Idul Fitri 2026 di Jepang & Lokasi Shalat Id di Mana Saja?
Sebelumnya, Komite Rukyat Hilal Jepang (RHCJ) mengumumkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Kamis, 19 Februari 2026 di Jepang. Dalam pengumuman yang disampaikan pada 17 Februari tersebut, karena hilal tidak terlihat pada 29 Syaban atau 17 Februari, Syaban dibulatkan jadi 30 hari.
Di samping itu, RHCJ merilis kalender Ramadhan 1447 H yang memastikan 29 Ramadhan bertepatan dengan 19 Maret dan 30 Ramadhan 1447 H (jika dibulatkan) pada 20 Maret.
Lantas, bagaimana dengan penentuan 1 Syawal 1447 H? Pada Selasa (17/3), RHCJ merilis permintaan kepada masjid, musala, dan organisasi Islam di Jepang untuk mengamati bulan baru (hilal pada) Kamis (19/3) atau 29 Ramadhan 1447 H.
Disebutkan, Waktu matahari terbenam di Tokyo pada hari itu adalah pukul 17.30 waktu setempat dengan catatan bulan baru dapat diamati antara 5 menit sebelum matahari terbenam dan 16 menit setelah matahari terbenam.
Jika hilal terlihat, berarti keesokan harinya atau Jumat (20/3) adalah Idul Fitri. Namun, jika tidak, Ramadhan dibulatkan jadi 30 hari, yang artinya Lebaran di Jepang akan berlangsung pada Sabtu (21/3).
Terkait hal ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo sudah mengumumkan tentang pelaksanaan shalat id yang sifatnya tentatif. Salat Idul Fitri tersebut dapat dilakukan pada Jumat, 20 Maret 2026 atau Sabtu, 21 Maret 2026 mengikuti keputusan RHCJ. Lokasinya ada di 4 Chome-6-6 Meguro, Meguro City, Tokyo 153-0063.
Shalat idul fitri di lokasi tersebut akan dilakukan dalam 5 gelombang, dengan rincian sebagai berikut.
- Gelombang I Pukul 07.00 hingga 07.30 waktu setempat
- Gelombang II Pukul 08.00 hingga 08.30 waktu setempat
- Gelombang III Pukul 09.00 hingga 09.30 waktu setempat
- Gelombang IV Pukul 10.00 hingga 10.30 waktu setempat
- Gelombang V Pukul 10.45 hingga 11.15 waktu setempat
Di samping itu, untuk WNI yang tinggal di berbagai wilayah di Jepang, Anda dapat memantau di akun instagram @kmiijepang untuk mendapatkan informasi terbaru terkait lokasi dan kapasitas jamaah.
Kapan Idul Fitri 2026 di Korea & Lokasi Shalat Id di Mana Saja?
Sementara itu, di Korea Selatan, Korea Muslim Federation (KMF) juga senada saat mengumumkan awal Ramadhan, yaitu pada Kamis, 19 Februari 2026. Sepanjang Ramadhan di negara tersebut, KMF juga menyebutkan bahwa shalat Isya di Seoul Central Masjid dilakukan pada pukul 20.15 waktu setempat, diikuti dengan tarawih.
Seperti di Jepang, keputusan kapan 1 Syawal 1447 H akan ditetapkan pada Kamis, 19 Maret 2026. Keputusan ini akan menjadi penentu apakah Idul Fitri jatuh pada Jumat (20/3) atau Sabtu (21/3). Jika hilal belum terlihat pada Kamis (19/3), Ramadhan akan dibulatkan jadi 30 hari.
Kapan Idul Fitri 2026 di Taipei & Lokasi Shalat Id di Mana Saja?
Seperti halnya di Jepang dan Korea Selatan, pengumuman kapan 1 Syawal 1447 H akan menunggu keputusan pada Kamis (19/3). Ini terjadi karena Ramadhan di Taipei juga dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, Idul Fitri bisa berlangsung pada Jumat, 20 Maret atau Sabtu 21 Maret.
Berdasarkan data hisab PCINU Taiwan sebagai panduan awal, ketinggian bulan pada Kamis (19/3) atau 29 Ramadhan 1447 H, adalah 2,96° derajat dengan elongasi geosentris bulan-matahari sebesar 5,1927 derajat. Jika dibandingkan dengan kriteria IRNU, yaitu ketinggian minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4, ketinggian dan sudut elongasi tersebut belum memenuhi syarat. Artinya, dengan merujuk kriteria IRNU tersebut, 1 Syawal diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Terkait lokasi sholat Idul Fitri di Taiwan, Anda dapat merujuk akun instagram @pcinu_taiwan yang sudah mengelompokkan lokasi tersebut ke dalam 4 titik, yaitu Wilayah Utara (Taipei, New Taipei, Keelung, Taoyuan), Wilayah Tengah (Hsinchu, Miaoli, Taichung, Changhua, Chiayi), Wilayah Selatan (Tainan, Kaohsiung, Pingthung, Donggang), dan Wilayah Timur dan Luar Pulau (Yilan, Hualien, Taitung, dan Penghu).
Secara lengkap, detail lokasi dapat Anda pantau di tautan instagram berikut.
Untuk informasi lengkap seputar Ramadhan dan Lebaran 2026, mulai dari jadwal, tips ibadah, hingga berbagai panduan menarik lainnya, kunjungi selengkapnya di tautan berikut ini. Jangan lewatkan update terbaru yang bisa membantu Anda menjalani bulan suci dengan lebih maksimal.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id





























