Menuju konten utama

Kapan 1 Syawal 2025 di Jepang? Ini Penjelasannya

KBRI Tokyo telah menjadwalkan shalat Idul Fitri di Jepang. Lantas, kapan 1 Syawal 2025 di Jepang? Ini penjelasannya

Kapan 1 Syawal 2025 di Jepang? Ini Penjelasannya
Jamaah Tarekat Syattariah berdoa bersama seusai melaksanakan shalat Idul Adha 1445 H di halaman Masjid Syaikhuna Habib Muda Seunagan Desa Peuleukung, Seunagan Timur, Nagan Raya, Aceh, Sabtu (15/6/2024). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wpa.

tirto.id - Penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri di berbagai belahan dunia bisa berbeda-beda. Perbedaan bisa dipengaruhi sejumlah faktor. Lantas, kapan 1 Syawal 2025 di Jepang? Ini penjelasannya.

Penetapan 1 Syawal tergantung pada kebijakan pemerintah masing-masing negara. Di Indonesia, penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri versi pemerintah ditentukan berdasarkan Sidang Isbat yang akan digelar pada 29 Maret 2025.

Selain itu, penetapan 1 Syawal juga dapat ditentukan oleh organisasi masyarakat yang diakui pemerintah setempat dengan menggunakan perhitungan metode masing-masing.

Sebagai informasi, perbedaan 1 Syawal atau Idul Fitri di berbagai negara disebabkan oleh beberapa faktor, seperti zona waktu dalam melihat hilal, penampakan astronomi yang berbeda saat matahari terbenam, dan tradisi keagamaan yang beragam di kalang umat muslim.

Kapan 1 Syawal 2025 di Jepang? Ini Penjelasannya

Merunut penetapan awal Ramadhan pada 1 Maret 2025, maka 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 30 atau 31 Maret 2025. Hal ini merujuk pada ketentuan hitungan satu bulan yang berjumlah 29 hari atau 30 hari.

Namun, penetapan 1 Syawal tersebut tergantung pada kebijakan pemerintah masing-masing negara. Misalnya di Indonesia. Penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri versi pemerintah melalui Kementerian Agama ditentukan berdasarkan Sidang Isbat yang akan digelar pada 29 Maret 2025.

Kemudian, 1 Syawal versi Muhammadiyah jatuh pada 31 Maret 2025. Hal ini didasarkan pada hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan metode hisab tersebut, awal bulan ditetapkan apabila hilal sudah wujud.

Mengutip laman resmi Muhammadiyah, hilal sudah wujud jika telah terjadi ijtimak sebelum matahari terbenam, bulan terbenam setelah matahari dan piringan atas bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam.

Berdasarkan data astronomis pada Sabtu Kliwon, 29 Ramadan 1446 H atau 29 Maret 2025 M dan ijtimak terjadi pada pukul 17:59:51 WIB, didapatkan data, matahari terbenam di Yogyakarta (07° 48′ LS dan 110° 21′ BT), tinggi bulan masih berada di -01° 59′ 04² yang artinya hilal belum wujud.

Data tersebut belum memenuhi kriteria bulan baru. Maka, Muhammadiyah menggenapkan bulan Ramadhan menjadi 30 hari. Sehingga 1 Syawal atau Idul Fitri versi Muhammadiyah jatuh pada 31 Maret 2025.

Berdasarkan data Kemenag, secara perhitungan atronomi, konjungsi atau ijtimak berlangung pada 29 Maret 2025 pukul 17.57.58 WIB. Dari data tersebut diketahui, posisi hilal berkisar antara minus tiga di Papua dan minus satu di Aceh.

Artinya, posisi hilal belum memenuhi kriteria bulan baru yang menjadi dasar pemerintah. Berdasarkan data astronomi tersebut, besar kemungkinan Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari dan 1 Syawal bisa saja jatuh pada 31 Maret 2025.

Kemudian, melansir laman resmi Instagram @kbritokyo dan @kmiijepang, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo menggelar shalat Idul Fitri digelar pada Senin, 31 Maret 2025.

Kepastian waktu shalat Idul Fitri akan diumumkan setelah Sidang Isbat oleh Rukyat-e-Hilal Committee of Japan. Berdasarkan data tersebut, 1 Syawal di Jepang bertepatan dengan 31 Maret 2025.

Lokasi Shalat Idul Fitri 2025 di Jepang

Shalat Idul Fitri di Jepang akan digelar di Masjid Indonesia Tokyo (MIT) atau Sekolah Indonesia Tokyo (SIT) yang berlokasi di 4 Chome-6-6 Meguro, Meguro City, Tokyo 153-0063.

Rencananya, shalat Idul Fitri digelar empat gelombang. KBRI Tokyo mengimbau kepada masyarakat agar mendaftarkan diri pada tautan QR yang tersedia untuk menghindari penumpukan jamaah yang berlebih dan menjaga keamanan jamaah.

Berikut rincian jadwal pelaksanaan shalat Idul Fitri di Jepang:

Gelombang 1: Mulai pukul 07.00 Waktu Setempat

Gelombang 2: Mulai pukul 08.00 Waktu Setempat

Gelombang 3: Mulai pukul 09.00 Waktu Setempat

Gelombang 4: Mulai pukul 10.00 Waktu Setempat.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2025 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo