Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai sektor kesehatan memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengatakan sektor kesehatan dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan industri, perdagangan, dan investasi. Menurutnya, potensi tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama ekonomi Indonesia dengan negara lain.
“Karena bagaimana pun juga Kadin itu fokus di bidang industri, perdagangan, dan investasi. Tapi yang menarik pada hari ini, nomor dua kita fokus pada kesehatan sebagai kesempatan ya tadi, investasi, perdagangan, dan industri. Karena jumlahnya sangat-sangat besar,” kata Anindya di Gedung Kementerian Kesehatan, Jumat (9/10/2026).
Ia menyebut nilai ekonomi sektor kesehatan Indonesia dapat mencapai 40 miliar dolar AS. Jika digabungkan dengan industri terkait, nilainya diperkirakan mencapai 60 miliar dolar AS.
Anindya menilai pengembangan sektor kesehatan juga berpotensi memberikan dampak berganda terhadap perekonomian. Karena itu, Kadin mendorong penguatan kemitraan dengan negara lain untuk membuka peluang investasi dan memperluas kapasitas industri kesehatan dalam negeri.
Menurut Anindya, sektor kesehatan juga dapat berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menilai pengembangan industri ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari kisaran 5-6 persen menuju 7-8 persen.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, juga mengatakan sektor kesehatan memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja.
“Di sektor kesehatan itu opportunity-nya besar sekali. Itu salah satu sektor, Pak Anind ini sektornya banyak banget, ada industri, ada pertambangan, ada segala macam,” kata Budi.
Menurut Budi, peluang tersebut menjadi dasar pembahasan mengenai investasi dan kerja sama dengan luar negeri. Keterlibatan sektor swasta diperlukan untuk mengoptimalkan potensi industri kesehatan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Kadin juga telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dalam mendorong pengembangan industri kesehatan. Pada Juli 2026, kedua pihak meluncurkan laporan bertajuk "Health is the New Wealth" yang membahas potensi sektor kesehatan dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, Indonesia dijadwalkan menjadi tuan rumah "WHO World Local Production Forum" keempat di Bali pada 2027. Forum tersebut menjadi salah satu kesempatan untuk memperkuat pembahasan mengenai produksi lokal dan kerja sama industri kesehatan di tingkat internasional.
Anindya mengajak para perwakilan negara asing untuk menjadikan sektor kesehatan sebagai salah satu pilar kemitraan ekonomi dengan Indonesia. Ia berharap kerja sama tersebut dapat membuka peluang investasi sekaligus memperkuat industri kesehatan nasional.
Baca juga artikel terkait KESEHATAN atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho
tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Bayu Septianto
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id






































