Menuju konten utama

Jerome Powell Tetap di The Fed Meski Jabatan Berakhir Mei 2026

Ketua The FED, Jerome Powell seolah berpamitan pada pidato di acara pertemuan Bank Sentral AS. Masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2026.

Jerome Powell Tetap di The Fed Meski Jabatan Berakhir Mei 2026
Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat, Jerome Powell bersiap memberikan kesaksian ke Senat Komite Perbankan di Capitol Hill, Washington, AS, 22 Juni, 2017. FOTO/REUTERS
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua Bank Sentral AS (The Fed) berakhir pada Mei 2026. Meski tidak lagi menjabat, Powell menegaskan bahwa ia akan tetap berada di institusi tersebut hingga waktu yang tidak ditentukan.

Dalam pertemuan Bank Sentral AS, pembahasan tidak hanya tentang suku bunga acuan, melainkan juga posisi Jerome Powell di institusi tersebut setelah berakhirnya masa jabatannya bulan depan.

Disebutkan jika Powell akan tetap menjadi bagian dari The Fed namun posisinya bergeser dari ketua menjadi anggota dewan gubernur hingga waktu yang tidak ditentukan.

Menurut Powell, keputusan ini diambilnya mengingat proses investigasi terkait renovasi gedung pusat bank sentral tersebut belum benar-benar selesai secara transparan dan final.

Powell menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak segera meninggalkan dewan didasarkan pada kepentingan institusi, dan ia berkomitmen untuk tetap berada di posisi gubernur hingga ia yakin bahwa penyelidikan tersebut telah tuntas tanpa menyisakan ketidakpastian.

Ia juga menyatakan bahwa perkembangan terbaru dalam investigasi membuatnya lebih yakin untuk melanjutkan peran tersebut sementara waktu.

“Saya telah mengatakan bahwa saya tidak akan meninggalkan dewan sampai penyelidikan ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian, dan saya tetap berpegang pada itu. Saya merasa optimis dengan perkembangan terkini, dan saya mengamati langkah-langkah selanjutnya dalam proses ini dengan cermat,” kata Powell dikutip CNBC (29/4/2026).

“Keputusan saya mengenai masalah ini akan terus dipandu sepenuhnya oleh apa yang saya yakini sebagai kepentingan terbaik lembaga dan masyarakat yang kami layani setelah masa jabatan saya sebagai ketua berakhir pada 15 Mei, dan saya akan terus menjabat sebagai gubernur untuk jangka waktu yang akan ditentukan,” tambahnya.

Siapa Pengganti Jerome Powell Jadi Ketua The Fed Selanjutnya?

Nama Kevin Warsh disebut-sebut akan menjadi ketua baru The Fed menggantikan Jerome Powell yang pertama menjabat pada Februari 2018 lalu.

Banyak yang mengira Powell akan tetap membawa pengaruh sebagai petinggi di Bank Sentral, namun ia menekankan bahwa setelah masa jabatannya sebagai ketua berakhir pada 15 Mei, ia akan tetap menjadi gubernur dalam kapasitas yang lebih rendah dan tidak akan lagi memimpin kebijakan, terutama setelah Warsh resmi dilantik sebagai ketua baru.

“Saya berencana untuk tetap tidak menonjol sebagai gubernur. Hanya ada satu ketua... Ketika Kevin Warsh dikonfirmasi dan dilantik, dia akan menjadi ketua itu,” tegas Powell.

Hubungan Trump dan Jerome Powell Memanas

Ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell kembali meningkat setelah Trump secara terbuka mengancam akan memecat Powell jika ia tetap bertahan setelah masa jabatannya berakhir.

“Saya harus memecatnya, oke, jika dia tidak pergi tepat waktu. Saya menahan diri untuk tidak memecatnya. Saya ingin memecatnya, tetapi saya harus membuat kontroversi, Anda tahu? Saya ingin menghindari kontroversi.” kata Trump tentang Powell selama wawancara di Fox Business dikutip The Guardian (15/4/2026).

Di saat yang sama, Trump kembali mengkritik kinerja Powell dengan menyebut kebijakan suku bunga terlalu tinggi dan menegaskan bahwa The Fed seharusnya menurunkan suku bunga.

Selain itu, Trump juga menyinggung dugaan adanya mark up terkait renovasi kantor pusat Federal Reserve di Washington, DC.

“Apakah itu berarti kita menghentikan penyelidikan terhadap sebuah gedung yang bisa saya kerjakan dengan biaya $25 juta yang mungkin akan menelan biaya $4 miliar? Tidakkah menurut Anda kita harus mencari tahu apa yang terjadi di sana? Apakah itu ketidakkompetenan, korupsi, atau keduanya, saya pikir Anda harus mencari tahu.” ucap Trump.

Baca juga artikel terkait THE FED atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Insider
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra