Jejak Kasus Narkoba Fachri Albar, Diburu BNN Hingga Serahkan Diri

Jejak Kasus Narkoba Fachri Albar, Diburu BNN Hingga Serahkan Diri
Fachri Albar. Instagram/@aialbar
14 Februari, 2018 dibaca normal 1 menit
Fachri Albar pernah kedapatan memiliki kokain 0,3 gram pada 2007.
tirto.id - Aktor Fachri Albar dibekuk Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (14/2/2018) di rumahnya, kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan karena memiliki satu paket sabu, dua papan dumolid, dan potongan ganja. Bukan kali ini saja Fachri Albar berurusan dengan barang haram.

Putra musisi Ahmad Albar ini sebelumnya pernah menyerahkan diri ke Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Jumat, 30 November 2007. Fachri kedapatan memiliki kokain 0,3 gram yang disimpan di kamarnya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Aparat kepolisian sempat memasukkan Fachri dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sebelum Fachri menyerahkan diri ke kantor BNN.

Seperti diwartakan Antarapada Jumat dini hari itu Fachri menyerahkan diri secara sukarela dengan didampingi bibinya, Camelia Malik, aktor Harry Capri (suami Camelia) serta Fitria Sukaesih (putri Ratu dangdut Elvy Sukaesih).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Brigjen Pol Indradi Thanos meminta kepada Fachri untuk segera menyerahkan diri kepada polisi setelah ditemukannya 0,3 gram kokain di kamar Fachri pada 26 November 2007. Namun saat itu Fachri tidak ada di tempat.

Selain kokain, polisi menemukan sebutir ekstasi di kamar mandi Ahmad Albar, ayah Fachri. Ahmad Albar pun saat itu ikut ditahan di Mabes Polri dan telah ditetapkan sebagai tersangka.


Akan tetapi, setelah tidak ditemukan cukup bukti kepemilikan dan hasil tes urine Fachri menunjukkan hasil negatif, BNN melepaskannya.

Sepuluh tahun berselang, Fachri kembali berurusan dengan narkoba, kali ini sabu, dumolid, dan potongan ganja. Untuk hasil tes urine Fachri sekarang, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz Kusin belum mau menjelaskan. "Belum sempat diperiksa secara lanjut, baru ditangkap," katanya, Rabu (14/2/2018).

Fachri Albar merupakan aktor Indonesia yang memulai debutnya lewat film Alexandria pada 2005. Selain itu, ia juga membintangi film arahan Joko Anwar, yaitu Kala pada 2007 dan Pintu Terlarang pada 2009.

Film lain yang dibintangi oleh Fachri yaitu Jakarta Undercover (2007), Melancholy Is a Movement (2015), Pesantren Impian (2016), dan Pengabdi Setan (2017). Selain itu, pria keturunan Arab ini membintangi beberapa sinetron seperti Malin KundangSujudku, Tobat Sambel, dan lain-lain.



Baca juga artikel terkait NARKOBA atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - dip/dip)

Keyword