Menuju konten utama

Jadwal Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026, Prediksi, Live TVRI

Prediksi Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026: Die Mannschaft pesta gol? Cek head to head, perkiraan line-up, link live streaming, dan jam tayang TVRI.

Jadwal Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026, Prediksi, Live TVRI
Penyerang Jerman #11 Nick Woltemade (C) merayakan gol pertama timnya bersama gelandang Jerman #20 Serge Gnabry (L) dan gelandang Jerman #17 Florian Wirtz selama pertandingan sepak bola kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa grup A antara Luksemburg dan Jerman di Stadion Luksemburg di Luksemburg pada 14 November 2025. (Foto oleh JOHN THYS / AFP)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jadwal Jerman vs Curacao dalam laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 bergulir pada Senin, 15 Juni pukul 00.00 WIB di Stadion Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat. Prediksi mengarah pada kemenangan mutlak Die Mannschaft atas sang tim debutan dalam laga yang tayang via TVRI Nasional dan live streaming MAXStream TV serta Folaplay.

Dalam dua edisi Piala Dunia termutakhir, Jerman selalu tersingkir di fase grup, baik di Rusia 2018 maupun Qatar 2022. Itu ironis sekaligus bukan level Die Mannschaft yang punya koleksi 4 trofi Piala Dunia. Kali ini, pelatih Julian Nagelsmann punya kesempatan untuk mengembalikan marwah Jerman. Apalagi, tim panser ada di grup yang relatif bisa ditaklukkan dengan lawan Curacao (CONCACAF), Pantai Gading (CAF), dan Ekuador (CONMEBOL).

Sebaliknya, laga di Houston bakal emosional bagi Curacao yang baru kali ini tampil di putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah. The Blue Wave memang tidak punya beban apa pun menghadapi Jerman yang unggul sejarah dan kualitas. Namun, Curacao akan membuktikan, apakah kebijakan FIFA melakukan ekspansi peserta Piala Dunia dari 32 jadi 48, menambah bobot babak penyisihan, atau justru menghadirkan lebih banyak laga dengan perbedaan mencolok.

Prediksi Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026

Jerman datang ke Piala Dunia 2026 dengan catatan hasil positif di 9 laga internasional terakhir, yang diselesaikan seluruhnya oleh Die Mannschaft dengan kemenangan. Total, pasukan Julian Nagelsmann mencetak 30 gol. Paling baru, mereka melahap Finlandia 4 gol tanpa balas, di samping menaklukkan Amerika Serikat 1-2 lewat gol Kai Havertz dan Leroy Sane.

Nagelsmann, yang meraih 21 kemenangan dalam 33 laga bersama Jerman, punya materi kelas wahid. Struktur Die Mannschaft diisi oleh 6 pemain Bayern Munchen, juga masing-masing 4 dari Dortmund serta Stuttgart. Meski veteran seperti Manuel Neuer (40 tahun) masih dipanggil, pemain muda seperti Aleksandar Pavlovic (22 tahun) dan Assan Oudraogo (20 tahun) hadir.

Dengan ranking FIFA yang urutan 10 per 11 Juni 2026, Jerman membuat Curacao sang peringkat 82 seakan tidak bermakna. Namun, tidak ada yang bisa menebak kejutan di laga perdana sebuah turnamen. Die Mannschaft rontok oleh Jepang 1-2 di partai pertama mereka di Piala Dunia 2022. Empat tahun sebelumnya Jerman kalah 0-1 dari Meksiko.

Direktur Timnas Jerman, Rudi Voller, paham betul potensi kacaunya Jerman di laga pembuka. Oleh karenanya, ia ingin Die Mannschaft konsentrasi penuh, dan tidak menganggap perbedaan dengan Curacao adalah sesuatu yang "besar".

"Kami bukanlah favorit utama. Ada 3 atau 4 negara yang lebih baik. Tapi, kami tahu betapa pentingnya kemenangan pembuka. Kami di sini untuk menjadi tim yang sulit dikalahkan. Kami ingin menjadi juara grup," papar Voller dikutip Reuters.

Gaya bermain dominan berbasis penguasaan bola cepat menjadi senjata utama Nagelsmann. Keberadaan gelandang kreatif seperti Jamal Musiala dan Florian Wirtz bakal membuat Jerman merepotkan siapa pun, apalagi tim dengan level seperti Curacao. Di sisi lain, pelatih Curacao, Dick Advocaat paham benar akan hal ini.

Namun, Advocaat juga ingin menjadikan laga kontra Jerman sebagai tolok ukur timnya. Curacao berpenduduk kurang dari 160.000 jiwa. The Blue Wave adalah negara dengan populasi terkecil sekaligus wilayah paling sempit yang pernah menembus putaran final Piala Dunia sepanjang sejarah. Bisa bertarung dengan Jerman adalah sebuah kehormatan tersendiri bagi mereka.

"Jerman tentu saja adalah favorit di grup ini. Mereka masih tetaplah negara sepak bola yang besar. Memulai kampanye melawan Jerman adalah hal fantastik. Kami akan sesegera mungkin menyadari, di mana posisi kaki kami berpijak," kata Advocaat.

Dengan kapasitas mereka, Curacao menjalani uji coba sepanjang 2026 yang cenderung biasa untuk level mereka. The Blue Wave kalah 2-0 dari China, 5-1 dari Australia, lalu dibabat Skotlandia 4-1. Namun, penutup dengan menang 4 gol lawan Aruba adalah sinyal positif.

Curacao memiliki sosok Tahith Chong, eks bintang muda Manchester United yang sekarang berseragam Sheffield United. Harus diakui, meski skuad asuhan Dick Advokaat memiliki banyak pemain yang berlaga di Liga Belanda, partai kontra Jerman akan berjalan satu sisi. Tidak kebobolan dalam 15 menit awal sudah merupakan prestasi bagi wakil CONCACAF itu.

Rekor Head to Head (H2H) Jerman vs Curacao

Sejarah baru akan tercipta di Houston Stadium karena inilah kali pertama Jerman dan Curacao berjumpa di lapangan hijau. Namun, apa yang akan terjadi sudah dapat ditebak dari tren 5 laga terakhir kedua kubu. Ketika Jerman menyapu bersih semua partai, Curacao hanya sekali menang, itupun lawan Aruba, sang peringkat 182 FIFA. Sejauh itulah level The Blue Waves.

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Jerman

  • 17/11/25: Jerman vs Slovakia 6-0 (Kualifikasi)
  • 27/03/26: Swiss vs Jerman 3-4 (Uji Coba)
  • 30/03/26: Jerman vs Ghana 2-1 (Uji Coba)
  • 31/05/26: Jerman vs Finlandia 4-0 (Uji Coba)
  • 06/06/26: USA vs Jerman 1-2 (Uji Coba)

Rekor 5 Pertandingan Terakhir Curacao

  • 14/11/25: Bermuda vs Curacao 0-7 (Kualifikasi CONCACAF)
  • 19/11/25: Jamaika vs Curacao 0-0 (Kualifikasi CONCACAF)
  • 27/03/26: China vs Curacao 2-0 (Uji Coba)
  • 31/03/26: Australia vs Curacao 5-1 (Uji Coba)
  • 30/05/26: Skotlandia vs Curacao 4-1 (Uji Coba)
  • 07/06/26: Curacao vs Aruba 4-0 (Uji Coba)

Perkiraan Line-Up Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann memiliki formasi andalan 4-2-3-1. Yang akan jadi sorotan utama adalah lini serang Die Mannschaft. Trio kreatif Leroy Sané, Jamal Musiala, dan Florian Wirtz bakal dipasang sejajar untuk mendampingi penyerang tunggal Kai Havertz.

Di kubu berseberangan, Dick Advocaat tampaknya memilih pendekatan yang lebih fleksibel, 3-5-2. Dengan menumpuk 5 gelandang ini akan membuat Curacao tidak akan langsung menghadapi Jerman di sepertiga terakhir lapangan mereka.

Berikut susunan perkiraan pemain (line-up) awal Jerman vs Curacao pada Senin (15/6).

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Mats Brown; Aleksandar Pavlovic, Felix Nmecha; Leroy Sané, Jamal Musiala, Florian Wirtz; Kai Havertz. | Pelatih: Julian Nagelsmann.

Curacao (3-5-2): Eloy Room; Riechedly Bazoer, Armando Obispo, Jurien Gaari; Jearl Fonville, Leandro Bacuna, Juninho Bacuna, Livano Comenencia, Sherel Floranus; Tahith Chong, Jürgen Locadia. | Pelatih: Dick Advocaat.

Live Streaming Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026 & Jam Tayang

Penonton di Indonesia yang ingin menyaksikan perjuangan Der Panzer maupun kejutan The Blue Wave, dapat menyaksikan laga Grup E Piala Dunia 2026 ini via TVRI Nasional untuk saluran free-to-air (FTA). Sementara itu, jika mengakses via perangkat gawai seperti smartphone, tablet, maupun laptop, gunakan platform live streaming FolaPlay atau MAXStream TV.

Pertandingan: Jerman vs Curacao (Grup E)

Hari / Tanggal: Senin, 15 Juni 2026

Waktu Kick-off: 00.00 WIB

Stadion: Houston Stadium, Texas, Amerika Serikat

Siaran Langsung TV: TVRI Nasional

Live Streaming: FolaPlay/MAXStream TV

Link Live Streaming Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026 - FolaPlay

Link Live Streaming Jerman vs Curacao Piala Dunia 2026 - MAXStream

Seluruh pertandingan FIFA World Cup 2026 dapat disaksikan di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2026 atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus & Rofi Ali Majid

tirto.id - Sepakbola
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Fitra Firdaus & Rofi Ali Majid
Editor: Fitra Firdaus