tirto.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyelenggarakan Haul Ulama & Habib Betawi Tahun 2026 di Monumen Nasional (Monas). Bagaimana rekayasa lalu lintas pada acara yang berlangsung pada 19 Juni 2026 ini?
Melansir unggahan akun Instagram resmi @dkijakarta (18/6/2026), gelaran Haul Akbar akan dihadiri para tokoh, ulama, dan habaib Jakarta. Nantinya, acara berlangsung di Monas, tepatnya di Plaza Monas Sisi Selatan.
Haul Akbar di Monas pada Jumat, 19 Juni 2026, akan berlangsung pukul 17.30–22.00 WIB. Oleh karena itu, pengunjung bisa melaksanakan shalat magrib dan isya di tempat sekitar acara.
Info Haul Akbar di Monas 19 Juni 2026
Gelaran Haul Akbar akan diisi salah satunya yakni senandung sholawat Habib Syech. Oleh karena itu, kemungkinan akan banyak masyarakat yang berkunjung dan mengikuti acara ini.
Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tertib dalam mengikuti acara demi kenyamanan dan ketertiban bersama. Maka, terdapat panduan mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat Haul Akbar di Monas 19 Juni 2026.
Boleh Dilakukan
- Sehat dan tidak bergejala sakit.
- Membawa alat shalat sendiri.
- Memakai pakaian dan alas kaki yang nyaman.
- Menjaga kebersihan lokasi acara.
- Membawa sendiri tas ramah lingkungan & kantong untuk alas kaki.
- Membawa tumbler isi ulang sendiri.
Tidak Boleh Dilakukan
- Membuang sampah sembarangan.
- Membawa air minum dalam kemasan sekali pakai.
- Membawa senjata tajam, senjata api, dan obat-obatan terlarang.
- Membawa hewan peliharaan.
- Melakukan vandalisme.
- Menyerukan ujaran kebencian atau yang berhubungan dengan politik/kampanye.
Rekayasa Lalu Lintas Haul Akbar di Monas 19 Juni 2026
Antusiasme masyarakat untuk mengikuti acara Haul Akbar di Monas 19 Juni 2026 kemungkinan tinggi. Maka, Pempov DKI Jakarta dan Dishub DKI Jakarta juga telah menyusun rekayasa lalu lintas selama acara berlangsung demi keselamatan semua pengguna jalan.
Pasalnya, kegiatan akan dilaksanakan selama sekitar 5 jam pada Jumat, 19 Juni 2026. Titik pusat kegiatan berada di Plaza Monas Sisi Selatan Jalan Medan Merdeka Selatan Sisi Utara, Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Masyarakat yang akan berkegiatan atau melintas di sekitar lokasi acara, diimbau untuk memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas yang berlaku. Ini termasuk menyesuaikan rute perjalanan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Melalui unggahan Instagram @dishubdkijakarta (19/6/2026), dengan rekayasa lalu lintas selama Haul Akbar di Monas 19 Juni 2026, pengguna jalan diimbau agar menggunakan rute alternatif sebagai berikut:
- Lalu lintas dari utara (Harmoni) menuju selatan (Bundaran HI) dapat melalui Jalan Majapahit-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan M.H. Thamrin-dst.
- Lalu lintas da utara (Harmoni) menuju timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Taman Pejambon-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan M.I Ridwan Rais-dst.
- Lalu lintas dari utara (Harmonin) menuju timur (Stasiun Gambir) dapat melalui Jalan Majapahit-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan M.H. Thamrin-Jalan Kebon Sirih-Jalan M.I Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-dst.
- Lalu lintas dari selatan (Bundaran HI) menuju utara (Harmoni) dapat melalui Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Majapahit-dst. atau dapat melalui Jalan M.H. Thamrin-Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-dst.
- Lalu lintas dari selatan (Bundaran HI) menuju timur (Senen) dapat melalui Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan Majapahit-Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Pos-Jalan. Dr. Sutomo, dst.
- Lalu lintas dari barat (Tanah Abang) menuju ke timur (Tugu Tani) dapat melalui Jalan Jati Baru Raya-Jalan Kebon Sirih-dst.
- Lalu lintas dari timur (Tugu Tani) menuju barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan M.I Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-dst. atau dapat melewati Jalan M.I Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan-dst.
- Lalu lintas dari timur (Kramat Salemba) menuju barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Kramat Raya-Jalan Pasar Senen-Jalan Gunung Sahari Raya-Jalan Budi Utomo-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Suryopranoto-dst.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id





































