IHSG Hari Ini 26 Oktober 2021

IHSG Hari Ini Menguat Masih Dibayangi Turunnya Harga Komoditas

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 26 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
IHSG hari ini, 26 Oktober 2021 dibuka menguat, diprediksi pergerakannya masih dibayangi turunnya harga komoditas.
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (26/10/2021) pagi pukul 09.00 WIB di zona hijau pada angka 6.640.

Posisi tertinggi IHSG pagi ini berada di level 6.648 dan terendah ada di level 6.638. IHSG sudah diperdagangkan dengan volume 81,1 juta lembar dan nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp83,2 miliar untuk 9.174 kali transaksi.

Kemudian pagi ini setidaknya ada 154 saham yang bergerak menguat dan 39 saham melemah sementara 181 sisanya ada di posisi stagnan.

Menguatnya IHSG pagi ini dipicu oleh prediksi optimistis hasil kinerja emiten di kuartal III 2021. Meski mengalami penguatan IHSG Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher Jordan mengatakan, pergerakannya masih akan dibayangi kekhawatiran dari turunnya harga komoditas serta The Fed yang akan segera melakukan Tapering yang akan dimulai pada November 2021.

"Di sisi lain, Investor cukup optimisTIS akan rilis hasil kinerja emiten per 3Q21," jelas dia dalam analisa harian yang dikutip Tirto, Selasa (26/10/2021).

Sama dengan IHSG yang pagi ini ada di zona hijau, bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 35.741,15 (+0,18%), NASDAQ ditutup 15.226,70 (+0,90%), S&P 500 ditutup 4.566,48 (+0,47%). Wall Street ditutup kompak menguat pada awal pekan setelah mendapat dukungan awal yang kuat untuk musim laporan pendapatan perusahaan Amerika Serikat (AS) dan prospek ekonomi yang membaik.

Dow Jones dan S&P kembali mencapai rekor penutupan tertinggi. Sedangkan Nasdaq menguat dengan didukung oleh kenaikan pada saham Tesla dan PayPal.

Presiden AS Joe Biden pada hari Senin mengulurkan harapan untuk kesepakatan tentang rencana pengeluaran utamanya sebelum menghadiri pertemuan KTT Perubahan Iklim COP26 di Skotlandia.

Gedung Putih pun mengatakan, para perunding dari Partai Demokrat hampir mencapai kesepakatan. Investor juga masih mencermati bagaimana perusahaan menavigasi kemacetan rantai pasokan, kekurangan tenaga kerja dan tekanan inflasi untuk mempertahankan pertumbuhan.


Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri
DarkLight