tirto.id - Tiga jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat telah berhasil diidentifikasi dan akan segera dipulangkan. Keluarga dari dua jenazah telah menerima surat kematian, sementara satu lainnya masih belum.
“Ini kami serahkan dua dulu karena satu keluarga belum datang,” ujar Kepala RS Polri, Brigjen Pol Prima Heru di RS Kramat Jati, Selasa (9/12/2025).
Salah satu jenazah yang berhasil teridentifikasi adalah seorang ibu hamil bernama Novia Nurwana berusia 28 tahun. Dia disebut terindentifikasi berdasarkan sidik jari, gigi, medis, dan properti.
Sebelumnya, sepupu korban bernama Prasetyo mengatakan bahwa keluarga akan memakamkan Novia di kampung halamannya di Lampung.
“Rencana sih mau dimakamin di Lampung. Selanjutnya sih belum dapet info lagi,” kata Prasetyo.
Selain Novia, dua korban lainnya yang berhasil diidentifikasi adalah Rufaidha Lathiifunnisa dan Yoga Valdier Yaseer.
Di sisi lain, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengungkap dugaan sementara penyebab kematian korban karena terlalu banyak menghirup gas karbon dioksida (CO₂) saat terjebak di dalam bangunan.
“Kemungkinan karena kita hanya melaksanakan pemeriksaan luar, kemungkinan karena menghirup gas karbon dioksida, CO2,” ujar Prima.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































