Menuju konten utama

H-5 Natal, 8.983 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatera

Sebanyak 8.983 unit kendaraan sudah menyeberang Jawa ke Sumatera pada H-5 atau naik 12 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8.036 unit.

H-5 Natal, 8.983 Kendaraan Menyeberang dari Jawa ke Sumatera
Sejumlah kendaraan pemudik antre untuk naik ke atas KMP Batum Andi di dermaga Eksekutif, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (30/4/2022). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.

tirto.id - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat terjadi peningkatan jumlah penumpang kapal Ferry dan kendaraan dari arah Pelabuhan merak menuju Bakauheni, Lampung. Diprediksi, peningkatan ini akan terus berlangsung sampai akhir pekan ini.

Corporate Secretary PT ASDP Shelvy Arifin, mengatakan selama 24 jam (periode 20 Desember pukul 8.00 WIB sampai 21 Desember 2022 pukul 8.00 WIB) tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 32 unit.

Total realisasi penumpang diperkirakan mencapai 39.684 orang atau naik sekitar 11 persen dibandingkan tahun lalu mencapai 35.664 orang. Sebanyak 8.983 unit kendaraan sudah menyeberang Jawa ke Sumatera pada H-5 atau naik 12 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 8.036 unit.

Antusiasme masyarakat melakukan perjalanan libur akhir tahun menggunakan moda transportasi Ferry dengan tujuan lintas Merak – Bakauheni dan Ketapang – Gilimanuk cenderung naik.

"Kita lihat ada perubahan animo pergerakan masyarakat. Biasanya arus berangkat mengalami kenaikan dari Merak ke Bakauheni, saat ini terjadi sebaliknya," jelas Shelvy dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (21/12/2022).

Lalu total penumpang yang menyeberang dari arah Jawa ke Sumatera mulai dari H-8 sampai H-5 tercatat sebanyak 147.500 orang atau naik 4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 142.410 orang. Kendaraan yang telah menyeberang terpantau sebanyak 32.931 atau 0 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 32.966 unit.

Selanjutnya, data posko Bakauheni pada H-5 mencatat ada sekitar 31 unit kapal yang beroperasi dengan total penumpang sekitar 32.621 orang atau naik 38 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 23.565 orang. Total kendaraan yang tercatat ada sebanyak 7.625 unit atau naik 18 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 6.448 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

Penumpang yang telah menyeberang dari arah Sumatera ke Jawa dari H-8 sampai H-5 mencapai 141.391 orang atau naik 43 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 98.619 orang. Dan kendaraan yang menyeberang berjumlah 49.997 unit atau naik 26 persen. berbeda dari tahun sebelumnya mencapai 39.767 unit

Pada posko Ketapang H-8 sampai H-5, telah tercatat penumpang yang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk mencapai 90.450 orang atau naik 60 persen dibandingkan tahun lalu mencapai 56.515 orang. Total jumlah kendaraan tercatat mencapai 20.907 unit atau naik 36 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 15.348 unit.

Tercatat penumpang yang menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang pada H-8 sampai H-5 sebanyak 82.061 orang atau naik 49 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 55.006 orang. Dan total kendaraan yang tercatat mencapai 19.596 unit atau naik 29 persen jika dibandingkan tahun lalu sebanyak 15.140 unit.

"Untuk lintas Ketapang - Gilimanuk, trafik penumpang dan kendaraan terpantau lebih tinggi yang menyeberang dari Jawa menuju Bali. Kita prediksikan, trafik ini akan terus meningkat menjelang Tahun Baru mengingat pulau Bali menjadi destinasi pariwisata favorit yang akan dikunjungi pada liburan akhir tahun, yang juga berbarengan dengan libur anak sekolah," ungkap Shelvy.

ASDP telah membuka penjualan tiket ferry periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 sejak 60 hari sebelumnya mengingat waktu perjalanan libur Natal dan Tahun Baru 2023 yang semakin mendekat, sehingga masyarakat diimbau agar melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari sehingga perjalanan lebih terjamin, lebih aman, tidak perlu mengantre, dan pastinya lebih nyaman.

Baca juga artikel terkait LIBUR NATAL 2022 atau tulisan lainnya dari Hanif Reyhan Ghifari

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hanif Reyhan Ghifari
Penulis: Hanif Reyhan Ghifari
Editor: Anggun P Situmorang