Gempa Cianjur: 56.311 Rumah Rusak, 272 Orang Tewas & 39 Hilang

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 25 Nov 2022 08:26 WIB
Dibaca Normal 1 menit
BNPB merinci 22.267 rumah rusak berat, 11.836 rumah rusak sedang, dan 22.208 rumah rusak ringan.
tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat per Kamis, 24 November 2022, sebanyak 56.311 rumah rusak akibat gempa bermagnitudo (M) 5,6 di Cianjur, Jawa Barat.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto merinci 22.267 rumah rusak berat, 11.836 rumah rusak sedang, dan 22.208 rumah rusak ringan. Data itu berdasarkan laporan para kepala desa ke posko utama penanganan gempa bumi di Cianjur.

“Ini juga didata terus," kata Suharyanto dalam konferensi pers daring, Kamis petang.

Selain rumah, gempa juga merusak 31 sekolah, 124 tempat ibadah, tiga fasilitas kesehatan (faskes), dan 13 gedung atau perkantoran.

“Kecamatan terdampak tidak ada perubahan, seperti yang saya sampaikan kemarin sore ada 15,” ujar Suharyanto.

Kelimabelas kecamatan itu, yakni Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cilaku, Gekbrong, Cugenang, Cibeber, Sukaluyu, Sukaresmi, Pacet, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Mande, Cipanas, dan Haurwangi.

BNPB juga melaporkan sebanyak 272 orang meninggal dunia akibat gempa di Cianjur. Jumlah korban tewas bertambah setelah penemuan satu jenazah perempuan berusia 64 tahun kemarin.

“Dari 272 ini, yang sudah dapat diidentifikasi by name (nama), by address-nya (alamat) ada 165 orang. Sementara yang masih kita cari terus siapa ini, identitas jenazahnya, masih ada 107 jenazah,” kata Suharyanto.

Kemudian, BNPB melaporkan 39 orang masih dalam pencarian tim SAR gabungan di Cianjur. Sekitar enam ribu personel gabungan dan relawan turut serta dalam pencarian para korban hilang tersebut.

“Dari 39 ini, kami dapat informasi baru, 32 adalah memang warga [desa] Cijedil, Kecamatan Cugenang dan ada tujuh warga yang melintas di sekitar itu juga menjadi korban,” ujar Suharyanto.

Menurut BNPB, gempa di Cianjur mengakibatkan korban luka sebanyak 2.046 orang dan 62.545 warga mengungsi.


Baca juga artikel terkait GEMPA CIANJUR atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight