Fernando Hierro Bersemangat Melatih Spanyol di Piala Dunia 2018

Oleh: Ibnu Azis - 14 Juni 2018
Dibaca Normal 1 menit
Fernando Hierro Bersemangat Melatih Spanyol
tirto.id - Fernando Hierro resmi diangkat Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) sebagai pelatih baru menggantikan Julen Lopetegui, Rabu (13/6/2018). Kendati ditunjuk mendadak, pria berusia 50 tahun ini bersemangat menjadi juru racik La Furia Roja.

"Para pemain bersemangat, mereka menginginkan tantangan ini. Ini tantangan bagi semua orang. Kami tidak punya waktu untuk berlarat-larat," kata legenda Real Madrid ini kepada BBC dikutip Kamis (14/6)

Hierro menjelaskan bahwa usai Presiden RFEF Luis Rubiales memecat Julen, dia adalah kandidat pertama sebagai pengganti. Saat tawaran itu datang, Hierro tak bisa menolak.

"Saya tak bisa mengatakan tidak karena saya tidak akan memaafkan diri sendiri," kata pemain yang mengakhiri karier sepak bola di Bolton Wanderes (2004-2005) ini.

Usai pensiun sebagai pemain sepak bola profesional, Hierro menjalani karier kepelatihan bersama Real Madrid sebagai asisten (2014-2015) dan Real Oviedo (2016-2017). Pria kelahiran 1968 ini pernah pula menjabat sebagai Direktur Olahraga Timnas Spanyol (2007-2011) yang ditunjuk kembali pada 2017.

Di Piala Dunia 2018, Spanyol berkompetisi bersama Iran, Maroko, dan Portugal di Grup B. Hierro memiliki waktu terbatas untuk beradaptasi sebelum menghadapi laga perdana menghadapi Portugal, Sabtu (20/6).


Kendati demikian, ia yakin meraih hasil positif sebab para staf dan pemain bakal memberikan penampilan terbaik mereka di Rusia 2018.

"Aku tahu mereka [pemain] akan memberi 100%. Di Piala Dunia tidak ada yang memberi apa pun. Kita tahu apa artinya ini dan tanggung jawab kita," katanya.

Sebelumnya, Hierro akan dibantu tiga staf di Rusia 2018. Salah satunya, adalah Julián Calero Fernández, eks tangan kanan Luis Milla di Al-Jazira SCC.

"Julián Calero Fernández (1970) akan menjadi asisten pelatih Fernando Hierro, peran yang ideal dengan latar belakang sebagai pemain dan pelatih di banyak negara," pernyataan resmi RFEF, Kamis.

Sebelum menjadi Pelatih Indonesia, Luis Milla sempat menjadi nahkoda klub asal Abu Dhabi, Al-Jazira SCC di UAE Pro-League pada 2013. Marca menulis, di kompetisi liga sepak bola Uni Emirat Arab itu, ia dibantu Thomas Christiansen dan Julián Calero.



Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Ibnu Azis
Editor: Ibnu Azis
* Data diambil dari 20 top media online yang dimonitor secara live