Dinas Bina Marga Tak Tahu Rekomendasi Lintasan Formula E di Monas

Oleh: Haris Prabowo - 16 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengaku tak tahu jika ada rekomendasi lajur alternatif untuk Formula E 2020 di area Monas.
tirto.id - Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengaku tak tahu jika ada rekomendasi lajur alternatif untuk Formula E 2020 mendatang, yang salah satu alternatif lintasannya di area Monas.

"Saya malah nggak tahu [kalau ada lintasan di Monas]," katanya saat dihubungi, Selasa (16/7/2019) siang.

Padahal, rekomendasi salah satu lajur lintasan alternatif untuk Formula E 2020 mendatang diajukan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

"Nanti saya koordinasi dengan Dishub," kata Hari.

Hari mengatakan belum ada pembicaraan lebih lanjut terkait persiapan Formula E tahun 2020 nanti.

"Belum, justru kita lagi nunggu tim penyelenggara siapa baru kita ini [urusi]. Eksekusinya sih nggak terlalu sulit bagi saya, yang penting nanti spesifikasinya [lintasan] kayak apa," katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengaku, pihaknya telah mempersiapkan berbagai hal untuk menjadi tuan rumah Formula E 2020 seperti yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lewat akun Instagramnya.

Ia mengatakan pada 8 Juli lalu, pihak panitia penyelenggara Formula E sudah datang ke Jakarta dan telah melakukan survei untuk persiapan perhelatan tahunan tersebut.


Bahkan, kata Syafrin, pihaknya telah memberikan usulan dua lajur alternatif yang bisa digunakan untuk menjadi lintasan Formula E 2020 nanti.

"Survei terkait lintasan yang nantinya akan digunakan sebagai ajang Formula E. Sementara kita usulkan ada, kemarin itu dari penyelenggara ada dua alternatif yang diambil," kata Syafrin kepada para wartawan, Senin (15/7/2019) siang.

Yang pertama, kata Syafri, pit stop lintasan berada di daerah Monas, yang tepatnya berada di belakang Stasiun Gambir. Dari sana, perjalanan akan masuk ke Jalan Ridwan Rais menuju Tugu Tani, dan berputar kanan menuju Jalan Merdeka Selatan, dan akhirnya berputar lagi di Wisma Antara.

Alternatif kedua, Syafrin, mulai dari dalam Monas terus masuk ke arah belakang Stasiun Gambir, kemudian terus ke Jalan Ridwan Rais dan putar balik ke arah Jalan Merdeka Selatan.

Menurut Syafrin, dua lajur tersebut sudah direkomendasikan ke pihak panitia penyelenggara dan kemudian akan dibahas di forum penyelenggara.


Baca juga artikel terkait FORMULA E atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Maya Saputri
DarkLight