Menuju konten utama

Daftar Provinsi yang Alami Kebakaran Hutan: Sumatra sampai Papua

Sebanyak 172 hotspot terdeteksi di 19 provinsi Indonesia. Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah mencatat titik panas terbanyak.

Daftar Provinsi yang Alami Kebakaran Hutan: Sumatra sampai Papua
Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Selasa (4/8/2026). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 31 Oktober 2026, sementara hingga 3 Agustus 2026 luas karhutla di Kalimantan Tengah telah mencapai 1.715,14 hektare dalam 907 kejadian. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda sejumlah wilayah Indonesia di tengah musim kemarau. Berdasarkan data hotspotSiPongi Kementerian Kehutanan, terpantau 172 hotspot di 19 provinsi, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua. Berikut daftar lengkapnya.

Sumatra Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak saat ini, yakni 33 titik, disusul Kalimantan Timur 32 titik dan Kalimantan Tengah 18 titik. Data tersebut menunjukkan sebaran titik panas yang cukup luas, meski hotspot merupakan indikasi dan tidak serta-merta menunjukkan seluruh titik sebagai kebakaran terkonfirmasi.

Di tengah tingginya sebaran hotspot tersebut, sejumlah kebakaran telah terjadi di lapangan. Salah satunya terjadi di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, sejak Jumat (21/8/2026).

Hingga Sabtu (22/8), kebakaran dilaporkan telah membakar sekitar 673,4 hektare kawasan konservasi dan api masih merembet akibat kondisi kering serta angin kencang. Beruntung petugas berhasil menjinakkan api sehingga sekitar pukul 19.30 WIB, kebakaran berhasil dipadamkan.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga mewaspadai meluasnya karhutla di sejumlah wilayah. Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa bahkan meminta penanganan diperkuat melalui satuan tugas dan koordinasi lintas sektor, menyusul dugaan adanya pembakaran yang dilakukan secara sengaja di sejumlah lokasi.

⁠Daftar Provinsi yang Alami Kebakaran, Sumatra sampai Papua

Dilansir BMKG, deteksi titik panas (hotspot) merupakan salah satu metode yang umum digunakan dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan secara sistematis dan real-time.

Salah satu instrumen yang banyak digunakan adalah Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) yang terpasang pada dua satelit milik NASA, yaitu Terra dan Aqua.

Berikut daftar provinsi yang memiliki hotspot (indikasi kebakaran) dengan kategori “High” selama periode 24 jam terakhir, berdasarkan data di laman SiPongi Kementerian Kehutanan dengan mengacu pada pantauan Satelit NASA-TERRA/AQUA:

1. Sumatra Selatan sebanyak: 33 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Ogan Komering Ilir: 12
  • Musi Banyuasin: 12
  • Ogan Komering Ulu Timur: 5
  • Musi Rawas: 1
  • Musi Rawas Utara: 2
  • Muara Enim: 1
Bencana kabut asap di Palembang dampak karhutla
Sejumlah warga berolahraga di atas Jembatan Ampera yang tertutup kabut asap saat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026). Berdasarkan citra satelit Himawari-9 yang dipantau BMKG pada Minggu (23/8) pukul 10:00 WIB, terdeteksi terjadi sebaran asap di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selata, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Selatan akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di daerah tersebut, dan menyebabkan jarak pandang di Kota Palembang pada pagi hari kurang dari 50 meter sedangkan kualitas udara masuk dalam kategori Berbahaya pada malam dan pagi hari. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

2. Kalimantan Timur sebanyak: 32 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Berau: 22
  • Kutai Kartanegara: 7
  • Kutai Timur: 2
  • Kota Bontang: 1
3. Kalimantan Tengah sebanyak: 18 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Kotawaringin Timur: 9
  • Kapuas: 8
  • Kota Palangka Raya: 1
4. Riau sebanyak: 15 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Pelalawan: 10
  • Indragiri Hilir: 3
  • Rokan Hulu: 1
  • Bengkalis: 1
5. Nusa Tenggara Timur sebanyak: 10 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Lembata: 6
  • Sumba Timur: 2
  • Kupang: 2
6. Jambi sebanyak: 8 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Batanghari: 5
  • Sarolangun: 3
7. Kalimantan Barat sebanyak: 8 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Ketapang: 8
8. Papua Selatan sebanyak: 7 hotspot

Dengan rincian hotspot per kabupaten:

  • Merauke: 7
9. Kalimantan Utara sebanyak: 6 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Bulungan: 6

10. Papua Tengah sebanyak: 6 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Dogiyai: 6
11. Lampung sebanyak: 5 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Lampung Tengah: 2
  • Mesuji: 1
  • Tulang Bawang: 1
  • Tulang Bawang Barat: 1
12. Kalimantan Selatan sebanyak: 4 hotspot

Dengan rincian hotspot per kabupaten:

  • Hulu Sungai Selatan: 3
  • Tapin: 1
13. Sulawesi Selatan sebanyak: 3 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Luwu Timur: 2
  • Bone: 1
14. Sulawesi Tenggara sebanyak: 3 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Konawe Selatan: 2
  • Konawe: 1
15. Papua Pegunungan sebanyak: 3 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Nduga: 2
  • Lanny Jaya: 1
16. Sulawesi Tengah sebanyak: 2 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Poso: 1
  • Banggai: 1
17. Maluku sebanyak: 2 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Buru: 2
18. Sumatra Utara sebanyak: 1 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Padang Lawas Utara: 1
19. Papua Barat sebanyak: 1 hotspot

Dengan rincian per kabupaten:

  • Fak Fak: 1

Baca juga artikel terkait KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra