Daftar 20 Desa yang Kena Proyek Tol Solo-Jogja-Bawen

Oleh: Irwan Syambudi - 17 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Trase jalan tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen akan melewati 20 desa di wilayah DIY dan semuanya berada di Kabupaten Sleman.
tirto.id - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan pra-sosialisasi trase jalan tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen. Total ada 20 desa yang dilewati di wilayah DIY dan semuanya berada di Kabupaten Sleman.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno mengatakan berdasarkan trase yang telah diajukan untuk mendapatkan Izin Penempatan Lokasi (IPL), terdapat 20 desa di delapan kecamatan yang dilewati jalan tol.

Trase tersebut terbagi menjadi dua yakni Yogya-Bawen dengan panjang 10,9 kilometer dan Yogya-Solo dengan panjang 22,36 kilometer. Dari dua trase yang berbeda tersebut terdapat kecamatan atau desa yang sama-sama dilewati.

"Untuk yang trase Yogya-Solo, [yang melewati kecamatan] Kalasan itu ada empat desa. Prambanan ada satu, Depok tiga desa, Ngaglik tiga desa. Mlati empat desa. Gamping satu," kata Krido usai pra sosialisasi di Kompleks Kepatihan, Kamis (17/10/2019).

"Sedangkan [trase] Yogya-Bawen [melewati kecamatan] Tempel ada satu desa, Seyegan tiga, Godean ada satu, Mlati ada dua, Gamping ternyata ada dua segmen [dilewati] Yogya-solo dan Yogya-bawen yakni desa Trihanggo," lanjutnya.

Berikut merupakan desa yang dilewati trase Yogya-Solo beserta perkiraan jumlah bidang sebanyak 2.904 bidang, dan luas lahan terdampak pembangunan tol seluas 1.744.068 meter persegi.

Kecamatan Kalasan:
-Tamanmartani 140 bidang, luas 82.325 meter persegi
-Selomartani 162 bidang, luas 72.123 meter persegi
-Tirtomartani 321 bidang, luas 219.419 meter persegi
-Purwomartani 639 bidang, luas 445.162 meter persegi

Kecamatan Prambanan:
- Bokoharjo 165 bidang, luas 80.352 meter persegi

Kecamatan Depok:
- Maguwoharjo 235 bidang, luas 98.581 meter persegi
- Condongcatur 214 bidang, luas 119.514 meter persegi
- Caturtunggal 48 bidang, luas 31.711 meter persegi

Kecamatan Ngaglik:
-Sariharjo sembilan bidang, luas 24.533 meter persegi

Kecamatan Mlati:
- Sinduadi 108 bidang, luas 55.318 meter persegi
- Sendangadi 48 bidang, 41.061 meter persegi
- Tlogoadi 181 bidang, luas 127.704 meter persegi
- Tirtonadi 561 bidang, luas 311.677 meter persegi

Kecamatan Gamping:
-Trihanggo 64 bidang, luas 34.580 meter persegi

Selanjutnya, merupakan desa yang dilewati trase Yogya-Bawen beserta perkiraan jumlah bidang sebanyak 722 bidang, dan luas lahan terdampak pembangunan tol seluas 467.026 meter persegi.

Kecamatan Tempel:
- Banyurejo 71 bidang, luas 69.142 meter persegi

Kecamatan Seyegan:
- Mergokaton 182 bidang, luas 106.571 meter persegi
- Mergodadi 74 bidang, luas 56.194 meter persegi
- Mergomulyo satu bidang, luas 3.198 meter persegi

Kecamatan Godean:
- Sidomulyo 65 bidang, luas 24.446 meter persegi

Kecamatan Mlati:
- Tirtoadi 188 bidang, luas 104.267 meter persegi
- Tlogoadi 110 bidang, luas 61.487 meter persegi

Kecamatan Gamping:
- Trihanggo 31 bidang, luas 41.461 meter persegi


Baca juga artikel terkait PROYEK TOL atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Maya Saputri
DarkLight