tirto.id - Kasus daycare Little Aresha di Yogyakarta yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak dan diketahui tidak memiliki izin operasional membuat para orang tua was-was. Bagaimana cara cek izin daycare dan ciri tempat penitipan anak yang bagus?
Dugaan kasus kekerasan pada anak di daycare Little Aresha Jogja menjadi pengingat penting bahwa memilih tempat penitipan anak tidak boleh hanya berdasarkan harga atau lokasi, namun harus sangat ketat pada aspek legalitas dan keamanan.
Dalam kasus tersebut, pemerintah bahkan menyebut daycare Little Aresha tidak terdaftar sebagai TPA/PAUD resmi, sehingga tidak berada dalam pengawasan standar yang semestinya.
Cara Cek Daycare Berizin
Berikut langkah-langkah mengecek daycare berizin (memiliki NIB) atau tidak berdasarkan sistem OSS dan informasi legalitas usaha di Indonesia:
1. Cari tahu nama resmi daycare
Pastikan Anda mengetahui nama legal tempat penitipan anak tersebut, bukan hanya nama panggilan atau nama branding. Nama ini penting untuk pencarian di sistem OSS.2. Kunjungi portal resmi OSS
Akses situs resmi pemerintah di https://oss.go.id. OSS (Online Single Submission) adalah sistem perizinan usaha yang mengeluarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas legal usaha.3. Gunakan fitur pencarian NIB
Di halaman utama OSS, pilih menu “Pencairan NIB” yang tersedia. Masukkan nama usaha, NIB (jika sudah ada), atau data terkait seperti NIK pemilik usaha.4. Cek status legalitas usaha
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan informasi apakah daycare tersebut terdaftar, termasuk status izin usaha, jenis kegiatan usaha berdasarkan KBLI, dan tingkat risiko usaha.5. Verifikasi melalui INSW (alternatif)
Jika diperlukan, Anda bisa membuka https://www.insw.go.id/nib lalu memasukkan NIB atau NPWP pemilik usaha untuk memastikan legalitas usaha secara lebih detail, terutama jika usaha tersebut sudah terhubung dengan sistem kepabeanan atau perizinan lain.6. Cek QR Code pada dokumen izin
Daycare yang resmi biasanya memiliki dokumen NIB atau izin usaha yang dilengkapi QR code. Gunakan aplikasi OSS Scanner untuk memindai kode tersebut agar dapat melihat data resmi dari pemerintah.7. Cocokkan dengan data lapangan
Pastikan data di sistem OSS sesuai dengan kondisi nyata daycare, seperti alamat, nama pengelola, dan jenis usaha (misalnya KBLI layanan penitipan anak).8. Pastikan izin masih aktif
Tidak hanya terdaftar, tetapi juga pastikan izin usaha tidak dicabut atau tidak aktif agar operasional daycare benar-benar legal dan aman digunakan.9. Verifikasi ke dinas terkait
Bisa langsung cek ke Dinas Pendidikan atau Dinas Perlindungan Anak setempat apakah daycare benar terdaftar.Ciri-ciri Tempat Penitipan yang Bagus
Mengutip dari laman babycenter.com, berikut ciri-ciri tempat penitipan anak atau daycare yang bagus:
1. Memberikan rasa aman dan nyaman
Daycare yang baik membuat orang tua merasa tenang karena anak berada di lingkungan yang aman, hangat, dan terjaga dengan baik.
2. Memiliki reputasi yang baik
Biasanya dikenal positif oleh orang tua lain, memiliki testimoni yang baik, serta dipercaya dalam mengasuh anak dalam jangka waktu tertentu.3. Terorganisir dan memiliki aturan jelas
Memiliki kebijakan tertulis tentang jam operasional, prosedur darurat, serta aturan ketika anak sakit, sehingga pengelolaan terlihat profesional.4. Memiliki kegiatan harian yang terstruktur
Ada jadwal yang jelas seperti bermain, belajar, istirahat, makan, dan aktivitas perkembangan sesuai usia anak untuk mendukung tumbuh kembangnya.5. Tenaga pengasuh yang berkualitas
Pengasuh memiliki pelatihan atau latar belakang pendidikan anak usia dini, serta mampu memberikan perhatian yang cukup kepada anak.6. Rasio pengasuh dan anak seimbang
Jumlah pengasuh cukup sehingga setiap anak bisa mendapatkan perhatian dan pengawasan yang memadai.7. Lingkungan bersih dan aman
Fasilitas terjaga kebersihannya, tidak berbahaya, serta memiliki standar keselamatan seperti area bermain yang aman dan perlengkapan yang layak.8. Memiliki izin atau legalitas resmi
Daycare yang baik sudah terdaftar dan memenuhi standar kesehatan serta keselamatan yang berlaku.9. Menyediakan makanan yang sesuai dan sehat
Jika menyediakan makanan, biasanya memperhatikan gizi, kebersihan, serta kebutuhan anak, termasuk pengaturan susu untuk bayi.10. Memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua
Orang tua dapat bertanya, memantau, dan mendapatkan informasi perkembangan anak secara jelas.11. Lokasi dan biaya sesuai kebutuhan
Mudah dijangkau serta sesuai dengan kemampuan finansial keluarga tanpa mengorbankan kualitas layanan.12. Tidak menunjukkan tanda-tanda buruk (red flags)
Tidak memiliki fasilitas kotor, aturan tidak jelas, atau staf yang tidak peduli terhadap anak.13. Membuat anak nyaman dan tidak menunjukkan stres berlebihan
Anak terlihat nyaman, tidak takut berlebihan, dan dapat beradaptasi dengan lingkungan daycare.14. Memberikan stimulasi perkembangan yang baik
Memiliki permainan, aktivitas, dan lingkungan yang mendorong perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak.Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































