Menuju konten utama

Cara Cek Daycare Berizin & Ciri-ciri Tempat Penitipan yang Bagus

Waspada terhadap daycare atau tempat penitipan anak yang tidak memilik izin. Ikuti tips untuk memilih tempat penitipan yang sehat, berikut ini.

Cara Cek Daycare Berizin & Ciri-ciri Tempat Penitipan yang Bagus
Ilustrasi Daycare. foto/istockphoto

tirto.id - Kasus daycare Little Aresha di Yogyakarta yang diduga melakukan kekerasan terhadap anak dan diketahui tidak memiliki izin operasional membuat para orang tua was-was. Bagaimana cara cek izin daycare dan ciri tempat penitipan anak yang bagus?

Dugaan kasus kekerasan pada anak di daycare Little Aresha Jogja menjadi pengingat penting bahwa memilih tempat penitipan anak tidak boleh hanya berdasarkan harga atau lokasi, namun harus sangat ketat pada aspek legalitas dan keamanan.

Dalam kasus tersebut, pemerintah bahkan menyebut daycare Little Aresha tidak terdaftar sebagai TPA/PAUD resmi, sehingga tidak berada dalam pengawasan standar yang semestinya.

Cara Cek Daycare Berizin

Berikut langkah-langkah mengecek daycare berizin (memiliki NIB) atau tidak berdasarkan sistem OSS dan informasi legalitas usaha di Indonesia:

1. Cari tahu nama resmi daycare

Pastikan Anda mengetahui nama legal tempat penitipan anak tersebut, bukan hanya nama panggilan atau nama branding. Nama ini penting untuk pencarian di sistem OSS.

2. Kunjungi portal resmi OSS

Akses situs resmi pemerintah di https://oss.go.id. OSS (Online Single Submission) adalah sistem perizinan usaha yang mengeluarkan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas legal usaha.

3. Gunakan fitur pencarian NIB

Di halaman utama OSS, pilih menu “Pencairan NIB” yang tersedia. Masukkan nama usaha, NIB (jika sudah ada), atau data terkait seperti NIK pemilik usaha.

4. Cek status legalitas usaha

Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan informasi apakah daycare tersebut terdaftar, termasuk status izin usaha, jenis kegiatan usaha berdasarkan KBLI, dan tingkat risiko usaha.

5. Verifikasi melalui INSW (alternatif)

Jika diperlukan, Anda bisa membuka https://www.insw.go.id/nib lalu memasukkan NIB atau NPWP pemilik usaha untuk memastikan legalitas usaha secara lebih detail, terutama jika usaha tersebut sudah terhubung dengan sistem kepabeanan atau perizinan lain.

6. Cek QR Code pada dokumen izin

Daycare yang resmi biasanya memiliki dokumen NIB atau izin usaha yang dilengkapi QR code. Gunakan aplikasi OSS Scanner untuk memindai kode tersebut agar dapat melihat data resmi dari pemerintah.

7. Cocokkan dengan data lapangan

Pastikan data di sistem OSS sesuai dengan kondisi nyata daycare, seperti alamat, nama pengelola, dan jenis usaha (misalnya KBLI layanan penitipan anak).

8. Pastikan izin masih aktif

Tidak hanya terdaftar, tetapi juga pastikan izin usaha tidak dicabut atau tidak aktif agar operasional daycare benar-benar legal dan aman digunakan.

9. Verifikasi ke dinas terkait

Bisa langsung cek ke Dinas Pendidikan atau Dinas Perlindungan Anak setempat apakah daycare benar terdaftar.

Ciri-ciri Tempat Penitipan yang Bagus

Mengutip dari laman babycenter.com, berikut ciri-ciri tempat penitipan anak atau daycare yang bagus:

1. Memberikan rasa aman dan nyaman

Daycare yang baik membuat orang tua merasa tenang karena anak berada di lingkungan yang aman, hangat, dan terjaga dengan baik.

Ilustrasi Daycare

Ilustrasi Daycare. foto/istockphoto

2. Memiliki reputasi yang baik

Biasanya dikenal positif oleh orang tua lain, memiliki testimoni yang baik, serta dipercaya dalam mengasuh anak dalam jangka waktu tertentu.

3. Terorganisir dan memiliki aturan jelas

Memiliki kebijakan tertulis tentang jam operasional, prosedur darurat, serta aturan ketika anak sakit, sehingga pengelolaan terlihat profesional.

4. Memiliki kegiatan harian yang terstruktur

Ada jadwal yang jelas seperti bermain, belajar, istirahat, makan, dan aktivitas perkembangan sesuai usia anak untuk mendukung tumbuh kembangnya.

5. Tenaga pengasuh yang berkualitas

Pengasuh memiliki pelatihan atau latar belakang pendidikan anak usia dini, serta mampu memberikan perhatian yang cukup kepada anak.

6. Rasio pengasuh dan anak seimbang

Jumlah pengasuh cukup sehingga setiap anak bisa mendapatkan perhatian dan pengawasan yang memadai.

7. Lingkungan bersih dan aman

Fasilitas terjaga kebersihannya, tidak berbahaya, serta memiliki standar keselamatan seperti area bermain yang aman dan perlengkapan yang layak.

8. Memiliki izin atau legalitas resmi

Daycare yang baik sudah terdaftar dan memenuhi standar kesehatan serta keselamatan yang berlaku.

9. Menyediakan makanan yang sesuai dan sehat

Jika menyediakan makanan, biasanya memperhatikan gizi, kebersihan, serta kebutuhan anak, termasuk pengaturan susu untuk bayi.

10. Memiliki komunikasi yang baik dengan orang tua

Orang tua dapat bertanya, memantau, dan mendapatkan informasi perkembangan anak secara jelas.

11. Lokasi dan biaya sesuai kebutuhan

Mudah dijangkau serta sesuai dengan kemampuan finansial keluarga tanpa mengorbankan kualitas layanan.

12. Tidak menunjukkan tanda-tanda buruk (red flags)

Tidak memiliki fasilitas kotor, aturan tidak jelas, atau staf yang tidak peduli terhadap anak.

13. Membuat anak nyaman dan tidak menunjukkan stres berlebihan

Anak terlihat nyaman, tidak takut berlebihan, dan dapat beradaptasi dengan lingkungan daycare.

14. Memberikan stimulasi perkembangan yang baik

Memiliki permainan, aktivitas, dan lingkungan yang mendorong perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak.

Baca juga artikel terkait DAYCARE LITTLE ARESHA JOGJA atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra