BLACKPINK Hormati Korban Bom Manchester Saat Konser di Inggris

Oleh: Nuraini Ika - 23 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
BLACKPINK memberikan penghormatan pada korban bom Manchester dengan mengubah lirik dan koreografi.
tirto.id - BLACKPINK menggelar konser tur dunia "In Your Area" di Manchester Arena, Inggris pada Rabu (22/5/2019) pukul 08.00 p.m waktu London.

Konser BLACKPINK tersebut bertepatan dengan kejadian ledakan bom 2 tahun lalu di Manchester Arena, tepatnya pada 22 Mei 2017. Ledakan terjadi saat Ariana Grande tampil.

BLACKPINK menyampaikan penghormatan mereka untuk para korban dengan menyanyikan lagu “Stay”.

Jisso, Jennie, Rose, dan Lisa juga mengubah beberapa gerakan tarian dan lirik lagu yang kemungkinan bisa membuat penonton sedih dan kecewa.

Misalnya, lirik “Blow Up” dari lagu “Whistle” diubah jadi “Glow Up”. BLACKPINK juga mengubah koreografi gaya menembak yang ada di lagu “Ddu-Du Ddu-Du”.

BLACKPINK menyampaikan ucapan dukacita dan doa untuk para korban lewat pesan di layar konser. Mereka juga berterima kasih kepada Blink (penggemar BLACKPINK) yang telah hadir bersama mereka di hari peringatan.

“Blinks, terima kasih telah bersama kami malam ini. Merupakan hak istimewa untuk tampil di sini di Manchester, terutama saat ini," tulis BLACKPINK.

“Kami mengirimkan cinta dan doa kami kepada teman-teman dan keluarga yang berjuang melalui masa-masa sulit. Kami di sini untukmu. #OneLoveManchester," ungkap mereka lewat tulisan di layar, demikian seperti diwartakan Capital FM.

Manchester Arena, masuk dalam daftar kota yang disingahi BLACKPINK dalam rangka tur dunia. Setelah Manchester, girl group asuhan YG Entertainmnet ini akan konser di Berlin, Paris, dan Barcelona.

Dilansir BBC, ledakan bom di Manchester Arena 2 tahun lalu menewaskan 22 orang dan ratusan lainnya luka-luka.

Penghormatan khusus untuk para korban meninggal dan terluka dilakukan di greja St Ann. Alun-alun gereja menjadi titik pusat penghormatan.

Mengheningkan cipta selama satu menit dilakukan saat acara penghormatan yang diikuti masyarakat di sekitar St Ann Square dan beberapa tempat lainnya di penjuru kota.

Perwakilan dari agama Hindu, Muslim, Sikh, Methodist memimpin doa bersama tersebut. Mereka mengatakan, “Kita semua satu."

Ariana Grande, penyanyi yang menjadi penampil saat ledakan terjadi, mengunggah emotikon bergambar lebah di Instagram pribadinya @arianagrande, tanpa disertai kata-kata.

Dua tahun lalu, pada Juni 2017, Ariana Grande kembali ke Manchester dan menggelar konser penghormatan untuk para korban berjudul “One Love Manchester”.

Tagar #OneLoveManchester ramai digunakan di media sosial Twitter pada 22 Mei 2019.


Baca juga artikel terkait K-POP atau tulisan menarik lainnya Nuraini Ika
(tirto.id - Musik)


Penulis: Nuraini Ika
Editor: Dipna Videlia Putsanra