tirto.id - Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kemensos Bandung bersama Dinas Sosial Garut menggelar puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dengan tema “Setara Berkarya Berdaya Tanpa Batas.” Acara ini menjadi momentum untuk menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses hak, layanan, dan pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Garut.
Kegiatan yang diselenggarakan Minggu (7/12/2025) ini dihadiri oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kepala Dinas Sosial Garut Aji Sukarmaji, serta Kepala BBPPKS Bandung Iyan Kusmadiana. Dalam sambutannya, Bupati Syakur menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai program pemberdayaan disabilitas yang diinisiasi Kemensos dan para mitra.
"Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan sambutan yang hangat dan menginspirasi, serta memberikan bantuan sosial, alat bantu disabilitas, dan bantuan lainnya dari Kemensos, Himpunan dan Organisasi Disabilitas, mitra kerja, para donatur serta dunia usaha," ujar Bupati Syakur.
Beragam bantuan diserahkan untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas. Bantuan tersebut meliputi 49 paket ATENSI berisi sembako, nutrisi, serta perlengkapan kebersihan diri; 4 unit motor disabilitas; 92 unit kaki dan tangan palsu; 20 kursi roda anak; 6 kursi roda dewasa; 2 tongkat kruk; dan 2 alat bantu dengar.
Seluruh bantuan merupakan hasil kolaborasi Kemensos, Dinas Sosial Garut, serta dunia usaha dan organisasi disabilitas, termasuk PT PLN Indonesia Power, LDS Charity, Yayasan Tuna Daksa Indonesia, Yayasan SAI Study Group Bandung, Bank Mandiri Garut, Bank BJB Garut, dan BPJS Kesehatan Kabupaten Garut.
Puncak acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan bakat dari penyandang disabilitas, mulai dari tarian tradisional, musik angklung, pembacaan puisi, hingga seni bela diri dan pertunjukan solo vokal. Suasana haru terjadi saat Kepala BBPPKS Bandung secara simbolis memasangkan kaki palsu kepada seorang ibu yang sebelumnya tidak dapat berdiri. Dengan alat bantu tersebut, ia mampu berdiri dan berjalan kembali, disambut tepuk tangan dan rasa haru para peserta.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan komunitas disabilitas, layanan dan pendampingan bagi penyandang disabilitas di Garut akan terus diperkuat. Upaya ini diharapkan memberi ruang lebih besar bagi mereka untuk hidup mandiri, produktif, dan sejahtera, yang sejalan dengan semangat HDI 2025.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id




























