Banyak Pemain Absen, Persebaya Sesuaikan Strategi saat Lawan PSIS

Oleh: Hendi Abdurahman - 29 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Jelang melawan PSIS pada pekan ke-3 Shopee Liga 1 2019, Kamis (30/5/2019) besok, Persebaya kehilangan beberapa pemain pilarnya.
tirto.id - Persebaya bakal kehilangan sejumlah pemain pilarnya saat melakoni pekan ke-3 Shopee Liga 1 2019 melawan PSIS, Kamis (30/5/2019) di Stadion Gelora Bung Tomo. Untuk itu, Djadjang Nurdjaman pun akan menyesuaikan strategi dan melihat kondisi skuatnya hingga detik-detik jelang laga.

Di posisi striker, Bajul Ijo dipastikan takkan diperkuat Amido Balde karena masih mengalami cedera. Tak hanya itu, penjaga gawang Miswar Saputra dan bek Otavio Dutra juga masih dalam tahap pemulihan.

“Akan ada beberapa penyesuaian strategi untuk menghadapi PSIS. Miswar [Saputra] dan Otavio Dutra masih akan absen, tapi Misbakus Solikin sudah kembali fit setelah sebelumnya sempat mengeluh sakit di sekitar engkel,” ujar pria yang akrab disapa Djanur tersebut seperti dikutip laman resmi Persebaya.

Selain beberapa pemain yang mengalami cedera, tim yang berdiri pada 1927 itu juga diperkirakan bakal kehilangan beberapa penggawa yang mendapat panggilan timnas senior dan timnas U-23. Tiga pemain inti yakni Hansamu Yama, Ruben Sanadi dan Irfan Jaya dipanggil oleh Simon McMenemy untuk menjalani pemusatan latihan (TC) di Cikarang.

Sementara untuk Timnas U-23, tiga pemain Persebaya juga mendapatkan panggilan. Mereka adalah Osvaldo Haay, Rachmat Irianto, dan Alwi Slamat.

Dikarenakan mepetnya waktu pertandingan dan jadwal TC Timnas, Djanur pun meminta keringanan kepada Timnas. Sejauh ini, ia pun telah melakukan komunikasi dengan pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri untuk memberikan dispensasi terkait pemanggilan beberapa pemainnya.

“Saya sudah komunikasi dengan Indra Sjafri dan saya optimistis mereka diberi izin untuk membela klub,” imbuh Djanur.

Banyaknya pemain yang absen membuat beberapa pihak memberikan masukan dan menyebut pemain muda yang anyar direkrut, Supriadi untuk menjalani debutnya bersama Bajul Ijo. Namun, Djanur memiliki pandangan tersendiri dan lebih fokus untuk menyiapkan strategi yang akan digunakannya.

“Untuk Supriadi mungkin kita harus lebih bersabar. Dia pemain muda potensial tapi dia masih perlu waktu,” katanya.


Baca juga artikel terkait LIGA 1 2019 atau tulisan menarik lainnya Hendi Abdurahman
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Hendi Abdurahman
Editor: Fitra Firdaus