Menuju konten utama

Banyak Kursi Penonton Kosong Saat Acara Debat Pilgub Jatim Kedua

KPU Jawa Timur mengakui jumlah penonton yang hadir di acara Debat Pilgub Jatim 2018 Tahap Kedua lebih sedikit dibandingkan acara serupa sebelumnya.

Banyak Kursi Penonton Kosong Saat Acara Debat Pilgub Jatim Kedua
Khofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti saat mengikuti Debat Pilgub Jatim 2018 di Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Selasa malam (8/5/2018). tirto.id/Tony Firman.

tirto.id - Debat Pilgub Jatim 2018 Tahap Kedua sudah berlangsung di Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Selasa malam (8/5/2018).

Dari pantauan Tirto, sepanjang berlangsungnya debat terdapat banyak kursi para undangan yang kosong. Kondisi serupa terjadi di barisan kursi untuk masing-masing pendukung pasangan calon. Meskipun hampir separuh kursi sudah terisi.

Komisioner KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro mengakui banyak undangan tidak datang di lokasi acara debat tersebut.

"Kalau ada sekedar catatan, mungkin debat kedua ini ternyata audiens yang kita undang ke sini lebih sedikit yang hadir dibanding debat pertama. Ini jadi bahan evaluasi," kata Gogot kepada Tirto, Selasa malam (8/5/2018) usai acara berlangsung.

Dia menduga banyak kursi para tamu undangan dan pendukung pasangan calon kosong karena sebagian dari mereka terlambat atau lupa membawa undangan sehingga tertahan di depan area Dyandra Convention Center Surabaya.

Karena itu, menurut Gogot, KPU Jawa Timur berencana mengirimkan undangan sekaligus ID Card kepada para undangan pada Debat Pilgub Jatim 2018 Tahap Ketiga mendatang.

Debat Pilgub Jatim 2018 kali ini mengusung tema Ekonomi dan Pembangunan. Debat ini diikuti pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Masing-masing paslon, Kofifah-Emil dan Gus Ipul-Puti terlihat meninggalkan lokasi acara debat sekitar pukul 22.00 WIB.

Baca juga artikel terkait DEBAT PILGUB JATIM 2018 atau tulisan lainnya dari Tony Firman

tirto.id - Politik
Reporter: Tony Firman
Penulis: Tony Firman
Editor: Addi M Idhom