Menuju konten utama

Debat Pilgub Jatim: Emil Kritik Gus Ipul Soal Perbaikan Jalan Raya

Emil Elestianto Dardak bertanya kepada Gus Ipul tentang cara merealisasikan program untuk membuat 99,9 jalan raya provinsi dalam kondisi baik.

Debat Pilgub Jatim: Emil Kritik Gus Ipul Soal Perbaikan Jalan Raya
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf bertanya kepada calon Gubernur nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa saat Debat Pilgub Jatim Tahap Kedua di Surabaya, pada Selasa (8/5/2018). ANTARA FOTO/Moch Asim.

tirto.id - Calon Wakil Gubernur Jatim nomor urut 1 Emil Elestianto Dardak mengkritik jawaban Saifullah Yusuf (Gus Ipul) soal solusi pembenahan kualitas jalan di Jawa Timur.

Semula, saat mendapat kesempatan bertanya di Debat Pilgub Jatim 2018 Tahap Kedua, Emil meminta Calon Gubernur nomor urut 2 tersebut menjelaskan cara merealisasikan janjinya menjadikan 99,9 persen jalan provinsi dalam kondisi baik.

“Salah satu yang dijanjikan paslon [pasangan calon] nomor 2 adalah pembenahan jalan [...], tolong jelaskan cara pencapaiannya, dari mana sumber biayanya, dan target realisasinya,” kata Emil dalam Debat Pilgub Jatim 2018 Tahap Kedua di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (8/5/2018).

Menjawab pertanyaan itu, Gus Ipul menjelaskan bahwa ada 1000 kilometer lebih jalan raya yang menjadi wewenang Pemprov Jatim. Menurut dia, untuk menjaga kualitas jalan raya provinsi di Jatim, pemeliharaan perlu menjadi prioritas.

Salah satu caranya, menurut Gus Ipul ialah dengan menerapkan program setiap hari memperbaiki jalan raya yang berlubang. “Selain pemeliharaan jalan, juga peningkatan jalan dan penambahan jalan. Kondisi jalan provinsi sekarang 80 persen baik,” kata Gus Ipul.

Dia menegaskan selama ini Pemprov Jatim bisa menjaga mayoritas kualitas jalan provinsi. “Sedulur kabeh, bisa saksikan jalan provinsi secara umum sudah bagus. Ke depan, kami mau perbaiki dengan anggaran yang cukup,” ujar Gus Ipul.

Menanggapi jawaban itu, Emil Dardak memulai kritiknya dengan mengoreksi data yang diungkapkan oleh Gus Ipul. Dia menjelaskan, di Jawa Timur, terdapat jalan provinsi sepanjang 1.421 kilometer, 2.300 kilometer jalan nasional dan 20-an ribu kilometer jalan kabupaten/kota.

“Yang kurang tepat, mohon maaf, perawatan tidak menaikkan grade jalan, dari rusak berat jadi rusak, dari rusak jadi sedang, dan dari sedang jadi baik,” kata Emil.

Dia kemudian mengutip data milik Pemprov Jatim yang menyebut bahwa ada jalan provinsi sepanjang 690 kilometer dalam kondisi baik. Selain itu, jalan provinsi di Jatim sepanjang 490 kilometer dalam kondisi sedang.

“Di sini, sebenarnya jalan provinsi sepanjang 840 kilometer belum sesuai standar,” kata Emil.

Menurut dia, target yang lebih tepat tidak hanya membuat kualitas 99,9 persen jalan menjadi baik, tapi juga harus menaikkan level jalan provinsi yang belum sesuai standar.

“Ini yang penting, selain juga soal pemeliharaan, belum lagi dengan anggaran Rp1 triliun untuk Dinas PU, tentunya kecermatan itu menjadi penting untuk dipahami masyarakat,” kata Emil.

Saat menanggapi kritik Emil, Gus Ipul menyatakan, “Sebenarnya sama pandangan kita, tidak ada perbedaan. Intinya soal skala prioritas.”

Dia mengklaim selama menjabat wakil gubernur Jatim dalam 2 periode memahami dengan baik persoalan kualitas jalan dan perhatian Pemprov Jatim mengenai masalah tersebut. Dia kembali menegaskan selama ini Pemprov Jatim sudah mengerahkan Satgas yang tiap hari menangani jalan berlubang.

“Itu sudah kami lakukan dan luar biasa diapresiasi oleh masyarakat. Kalau ada jalan milik pusat yang rusak, meski tidak punya anggaran, kami juga bantu percepatan penyelesaiannya,” ujar Gus Ipul.

Debat Pilgub Jatim 2018 kali ini mengusung tema Ekonomi dan Pembangunan. Debat ini diikuti pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan pasangan nomor urut 2 Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno.

Baca juga artikel terkait DEBAT PILGUB JATIM 2018 atau tulisan lainnya dari Addi M Idhom

tirto.id - Politik
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Addi M Idhom