Menuju konten utama

Bangkai Anak Lumba-lumba Ditemukan di Pantai Pondok Bali Subang

Penemuan bangkai anak lumba-lumba di Pantai Pondok Bali Subang gegerkan warga. Polisi imbau nelayan segera lapor BKSDA jika temukan satwa dilindungi.

Bangkai Anak Lumba-lumba Ditemukan di Pantai Pondok Bali Subang
Bangkai seekor anak lumba-lumba di pesisir Pantai Pondok Bali, Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin (24/8/2026) pagi. Penemuan ini sempat menghebohkan warga. Foto/Subang Info
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Nelayan Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan bangkai seekor anak lumba-lumba di pesisir Pantai Pondok Bali, Senin (24/8/2026) pagi.

Anak lumba-lumba yang sudah tidak bernyawa itu berukuran sekitar 1 meter lebih. Satwa laut dilindungi tersebut ditemukan dalam kondisi tersangkut jaring milik nelayan yang baru bersandar ke bibir pantai usai melaut.

Tak lama setelah tiba di pinggir pantai, para nelayan langsung menguburkan bangkai anak lumba-lumba tersebut di area galangan kapal.

Video penemuan bangkai anak lumba-lumba tersebut sempat viral di media sosial dan mendapat beragam tanggapan dari netizen. Ada yang mengaku kasihan, hingga ada yang mengaitkannya dengan pertanda alam.

Polisi Sebut Satwa Tersangkut Jaring Nelayan

Bhabinkamtibmas Desa Mayangan, Aiptu Ade Wasnedi, mengonfirmasi penemuan bangkai anak lumba-lumba. Berdasarkan keterangan di lapangan, kata dia, bangkai tersebut ditemukan tersangkut jaring nelayan, bukan karena terdampar atau terseret ombak.

"Dari keterangan yang kami dapatkan di lapangan, bangkai anak lumba-lumba tersebut ditemukan tersangkut jaring nelayan, bukan karena terdampar," kata Ade, Senin (24/8/2026)

Saat ditemukan, ikan yang dilindungi tersebut sudah dalam keadaan mati.

"Sesampai di pinggir pantai, para nelayan langsung menguburkan ikan lumba-lumba tersebut di lokasi galangan kapal," ucapnya.

Ade menambahkan, sebelum dikuburkan sempat ada warga atau pengunjung Pantai Pondok Bali yang mengambil video hingga akhirnya viral.

"Pihak desa maupun kami pihak kepolisian tidak mengetahui pasti, karena mendapatkan info bangkai ikan tersebut sudah dikuburkan," tuturnya.

Imbauan BKSDA untuk Masyarakat Pesisir

Lebih lanjut, Aiptu Ade mengimbau kepada masyarakat nelayan, jika menemukan satwa laut yang dilindungi dalam keadaan hidup atau mati, agar segera melapor ke pihak berwajib atau BKSDA.

"Maka dari itu, kami menghimbau kepada masyarakat nelayan, jika menemukan satwa yang dilindungi terdampar, untuk segera melaporkan ke pihak berwajib," ucapnya.

==============

Subang Info adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait LUMBA-LUMBA atau tulisan lainnya dari Subang Info

tirto.id - Flash News
Reporter: Subang Info
Penulis: Subang Info
Editor: Siti Fatimah