Nuran Wibisono

Nuran Wibisono adalah seorang penulis dan jurnalis dengan pengalaman selama 14 tahun. Sudah menulis dua buku, Nice Boys Don’t Write Rock N Roll (2017) dan Selama Ada Sambal, Hidup Akan Baik-Baik Saja (2021). Sejak tahun 2016, ia bekerja untuk Tirto.id, dan telah bekerja sebagai editor untuk Mild Report sejak 2017. Nuran sangat tertarik dengan musik, festival musik, pariwisata, perjalanan, makanan dan gastronomi, serta cerita-cerita kecil yang menarik. Ia telah bekerja sebagai penulis selama 1 tahun 1 bulan sebelum menjadi editor penuh waktu pada Januari 2017 hingga saat ini.

Indeks Tulisan

Gaya Hidup
Selasa, 19 Juli 2016

Tak Bisa Hidup Tanpa Sambal

Sejak satu dekade terakhir, Indonesia kebanjiran berbagai merek sambal botolan. Rata-rata dimulai dari keisengan. Ada yang jadi usaha besar, tetapi ada pula yang memilih untuk tetap kecil dan diproduksi terbatas. Variatif, dan laris manis. Karena semua orang Indonesia doyan sambal.
Bisnis
Jumat, 15 Juli 2016

Menjadi yang Terbaik di Udara

Setiap tahun, Skytrax rutin mengeluarkan penghargaan untuk maskapai-maskapai terbaik. Jika tahun lalu Garuda Indonesia berada dalam peringkat 8 maskapai terbaik dunia, kali ini mereka harus terlempar. Meski demikian, Garuda Indonesia masih berhasil mempertahankan 5 bintang dan menyabet penghargaan lain.
Jumat, 15 Juli 2016

Menjadi yang Terbaik di Udara

Selain memberikan penghargaan bagi maskapai terbaik, Skytrax juga mengeluarkan penghargaan bagi maskapai terburuk. Jika penghargaan terbaik ala Skytrax adalah Oscar, maka penghargaan maskapai terburuk adalah Razzle. Jika di deretan terbaik ada Garuda Indonesia, di deretan terburuk ada Lion Air. Bukan sesuatu yang patut dibanggakan, tentu saja. Dibandingkan dengan Garuda, maka Lion Air kerap dianggap sebagai perwujudal hal-hal buruk tentang penerbangan di Indonesia: sering telat, kursi tertukar, hingga kerusakan mesin.
Jumat, 15 Juli 2016

Mari Berburu Pokemon!

Pokemon pernah ngetren di masa lalu. Di era internet yang serba canggih seperti sekarang, Pokemon hadir lagi melalui game berbasis augmented reality. Responsnya luar biasa. Nintendo pun mendulang sukses berkat Pokemon.
Gws
Sabtu, 9 Juli 2016

Karena Kita Butuh Libur

Di kawasan Asia, Cina juga menjadi negara dengan jumlah libur nasional terbanyak di dunia yakni 17 hari.
Sabtu, 9 Juli 2016

Jumlah Hari Libur dan Tingkat Stres

Meski sebagian besar dari kita menganggap banyaknya hari libur berbanding lurus dengan tingkat stres, tidak demikian dengan Meksiko. Meski tercatat sebagai negara dengan libur nasional yang paling sedikit, yakni 7 hari, hanya sekitar 15 persen warga Meksiko yang sering mengalami stres.
Musik
Sabtu, 2 Juli 2016

Ketika Anak Diwakili Lelaki Kardus

Lagu "Lelaki Kardus" membuat heboh. Penyanyinya bocah perempuan, kata-katanya kasar, sangat tidak layak ditonton untuk anak-anak. Pemerintah Indonesia sampai minta YouTube untuk memblokirnya karena dikhawatirkan bisa mengganggu anak Indonesia. Sebuah hal yang miris, di tengah minimnya lagu anak yang pantas di Indonesia.
Politik
Rabu, 29 Jun 2016

Bapak Berulah, Anak Kena Getah

Fadli Zon kembali bikin geger, kali ini terkait suratnya yang meminta penjemputan dan pengantaran anak perempuannya di New York. Unjuk pamer kekuasaan, atau sekadar insting melindungi seorang bapak?
Rabu, 29 Jun 2016

"Di Pulau Haruku, Sagu Mulai Dikesampingkan"

Indonesia identik dengan makan nasi. Padahal, tidak semua penduduk Indonesia makanan pokoknya adalah nasi. Ada sagu, jagung, ubi, dll. Bagaimana perjalanan makanan pokok nusantara itu. Ikuti penuturan dari Rahung Nasution.
Humaniora
Rabu, 29 Jun 2016

Melepas Beras

Meski kini menjadi makanan pokok di Indonesia, padi diperkirakan berasal dari jazirah Tiongkok dan India. Setidaknya para ahli kuliner berpendapat dan berdebat bahwa dua kawasan itu adalah awal mula padi budidaya. Diperkirakan padi mulai ditanam sejak 13.000 tahun lalu. Dari tanah India dan Tiongkok, padi kemudian menyebar ke nyaris seluruh Asia, termasuk Nusantara.