Nuran Wibisono

Nuran Wibisono adalah seorang penulis dan jurnalis dengan pengalaman selama 14 tahun. Sudah menulis dua buku, Nice Boys Don’t Write Rock N Roll (2017) dan Selama Ada Sambal, Hidup Akan Baik-Baik Saja (2021). Sejak tahun 2016, ia bekerja untuk Tirto.id, dan telah bekerja sebagai editor untuk Mild Report sejak 2017. Nuran sangat tertarik dengan musik, festival musik, pariwisata, perjalanan, makanan dan gastronomi, serta cerita-cerita kecil yang menarik. Ia telah bekerja sebagai penulis selama 1 tahun 1 bulan sebelum menjadi editor penuh waktu pada Januari 2017 hingga saat ini.

Indeks Tulisan

Kamis, 16 Jun 2016

Kumpulan Walikota Malam

Mirik Milan, 35 tahun, adalah mantan promotor klub malam. Pada 2014, dalam pemilihan walikota malam melalui voting online, Mirik mendapat suara terbanyak dari para pengunjung festival musik, pemilik klub malam dan bar, juga warga biasa.
Sosial Budaya
Selasa, 31 Mei 2016

Sekaleng Coca Cola di Pyongyang

Dari semua kisah tentang Korea Utara, kisah naengmyeon alias mi dingin, adalah yang paling menarik perhatian. Di Korea Utara, hidangan itu lebih dikenal sebagai raengmyeon.  Dari babad Dongguksesigi yang ditulis pada abad 19, naengmyeon berasal dari Korea bagian utara, seperti di Pyongyang dan Hamhung. Di Jakarta, anda bisa menyantapnya di restoran Pyongyang.
Minggu, 29 Mei 2016

Peran Pengganti Black Widow

Meski demikian, ada beberapa adegan Black Widow yang terpaksa dilakukan oleh stuntwoman. Untuk itu, pemeran pengganti Scarlett adalah seorang perempuan berusia 38 tahun, Heidi Moneymaker. Dia sudah terjun ke dunia peran pengganti sejak 1999, pernah menjadi pemeran pengganti untuk Drew Barrymore di Charlie's Angel's, Michelle Rodriguez di Furious Seven, hingga Julianne Moore di The Hunger Games.
Minggu, 22 Mei 2016

Perdagangan Korea Utara

Negara tujuan utama ekspor Korea utara adalah Cina. Pada 2014, sekitar 86 persen barang ekspor Korut dikirim ke sana. Nilainya mencapai 2,6 miliar dolar. Yang diekspor kebanyakan adalah briket batu bara dan bijih besi.
Film
Jumat, 20 Mei 2016

Tambang Uang dari Pahlawan Super

Film superhero sedang merajai industri perfilman dunia. Meski anggaran untuk membuatnya besar, tetapi hasil yang dipetik dari menampilkan para superhero ini berlipat-lipat. Sejak 2006 hingga 2015 paling tidak ada 40 film layar lebar yang berasal dari jagat Marvel dan DC, dua nama besar dalam industri komik dan film superhero. Kebanyakan film superhero laris manis dan menjanjikan untung yang besar. Karena itu wajar kalau Hollywood tertarik untuk terus menjualnya.
Selasa, 10 Mei 2016

Sejarah Gelap Pelarangan Alkohol

Larangan peredaran minuman beralkohol tak selalu menyelesaikan persoalan. Korban-korban justru berjatuhan karena maraknya peredaran minuman alkohol ilegal.
Film
Kamis, 5 Mei 2016

Gelora Pariwisata Berkat Cinta dan Rangga

Ada Apa dengan Cinta 2 sukses memunculkan gairah untuk plesir ke Yogyakarta. Namun, membanjirnya pariwisata ke Yogyakarta ini bisa memunculkan masalah jika tak dikelola dengan baik. Perlu ada pengkajian apakah AADC 2 memberikan pengaruh buruk atau tidak terhadap Yogyakarta. Terlebih saat ini Yogyakarta sedang menjadi sorotan.
Musik
Jumat, 22 Apr 2016

Perginya Sang Pangeran

Prince adalah musisi nyentrik. Ia tak ada duanya. Kepergiannya mengagetkan dunia. Semua akan merindukan musik dan tentu saja keunikannya. Sebagai musisi, Prince sangatlah produktif. Pria bernama asli Prince Rogers Nelson ini baru berumur 18 tahun saat meneken kontrak rekaman dengan Warner Bros Records pada 1977 .
Olahraga
Rabu, 20 Apr 2016

Poin Terakhir Sang Black Mamba

Setelah 20 tahun berkarier di lapangan, Kobe Bryant memutuskan untuk pensiun dengan penuh gaya. Seperti biasa. salah satu legenda di NBA akhirnya mengakhiri karirnya dengan gemilang setelah menjadi pemain basket yang di segani di NBA Kobe pun berhenti , kerja keras dan berlatih menjadikannya salah satu pemain hebat.
Musik
Sabtu, 9 Apr 2016

Yang Tua, Yang Reuni

Band-band yang sudah tua rela menggali lagi kenangan masa lalu. Tak sekadar untuk menyapa penggemar lama, tetapi juga untuk menambah pundi-pundi uang. Konsepnya adalah menghadirkan band dan musisi yang pernah berjaya di era 90-an. Ada band yang sudah bubar, kemudian reuni untuk acara ini. Namun, tetap saja untuk mewujudkan reuni band itu butuh uang yang banyak sekaligus bernostalgia.